Dinsos Polman Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban 2 Kebakaran

Kepala Dinas Sosial Polman, Muh. Faizal Katohidar, didampingi Lurah Polewali dan Pekerja Sosial Penanganan Bencana menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran di Kelurahan Polewali, Sabtu (18/7/2026). Dok. Humas Dinsos Polman.

POLMAN, editorial9.com – Dinas Sosial (Dinsos) Polman bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban dua peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Sabtu (18/7/2026). Bantuan disalurkan secara estafet di dua titik lokasi untuk memastikan kebutuhan dasar para korban segera terpenuhi.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Polman, Muh. Faizal Katohidar, didampingi Lurah Polewali dan Pekerja Sosial Penanganan Bencana, Mulyadi.

Bacaan Lainnya

Lokasi pertama berada di Jalan Mangundang. Di lokasi ini, bantuan diserahkan kepada empat kepala keluarga, terdiri atas dua kepala keluarga dengan kondisi rumah rusak berat dan dua kepala keluarga lainnya yang rumahnya terdampak atau mengalami kerusakan ringan akibat kebakaran.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Jalan Ahmad Yani, Kompleks Terminal Lama, Kelurahan Polewali. Di lokasi kedua, bantuan diberikan kepada satu kepala keluarga yang rumah permanennya mengalami rusak berat akibat kebakaran.

Bantuan yang disalurkan berasal dari APBD dan APBN. Bantuan APBD berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan air kemasan. Sementara bantuan dari APBN meliputi family kit, kasur, selimut, tenda gulung, serta permakanan anak.

Kepala Dinas Sosial Polman, Muh. Faizal Katohidar, mengatakan pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi setelah musibah yang menimpa mereka.

“Saya ikut prihatin dan berduka atas bencana yang terjadi. Saya berharap agar masyarakat pada umumnya lebih waspada terhadap potensi-potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan dan di mana saja,” ujar Muh. Faizal Katohidar.

Ia mengimbau masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran, baik instalasi listrik maupun penggunaan api di lingkungan rumah.

Menurutnya, respons cepat penyaluran bantuan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam penanganan darurat bencana, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban agar dapat segera bangkit dan memulai proses pemulihan pascakebakaran.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *