Sulbar – editorial9 – DPMPTSP Provinsi Sulbar melakukan penandatanganan kesepakatan kemitraan dengan sejumlah usaha besar dan UMKM.
Agenda itu dilakukan saat gelaran forum fasilitasi kemitraan UMKM dengan usaha besar, di Mamuju, 14/06/23.
PJ Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi langkah DPMPTSP dan OPD lainnya, yang terus berkolaborasi dengan pelaku usaha.
“Terima kasih atas kolaborasi, era kedepan tidak bisa kita menyandarkan pada kompetisi. Melainkan sinergi akan melahirkan energi, kompetisi akan menggerus energi,” ucap Zudan.
Ia meminta DPMPTSP Sulbar, agar terus merangkul UMKM sebanyak-banyaknya dan melakukan penguatan kolaborasi antara UMKM di Sulbar.
“Baik dalam melakukan branding dan memasarkan produk lokal. Jangan merasa, teman UMKM adalah kompetitor, melainkan teman dalam berbisnis,” ujarnya.
Menurutnya, tiga hal menjadi keterbatasan pelaku usaha, yakni teknologi, permodalan dan jaringan pemasaran.
“Ketiga batasan ini, dapat secara bertahap dibenahi dengan cara kolaborasi. Mudah-mudahan, kolaborasi ini teknologinya bertahap, kemudian produksi lebih cepat, tanpa bahan pengawet tapi bisa awet,” ungkapnya.
“Kemudian jaringan pemasaran. Bagaimana nanti melalui Disperindag bersama usaha besar membuat platform, sehingga UMKM bisa meletakkan dagangannya melalui platform itu,” sambungnya.
Sementara itu, Kadis DPMPTSP Sulbar, Habibi Azis, menyampaikan forum tersebut bertujuan mempertemukan UMKM dalam mewujudkan kemitraan dan memperluas jaringan UMKM, menguatkan peran UMKM, meningkatkan wawasan terkait kemudahan berusaha di Sulbar, dan mencari solusi atas kendala pelaku usaha dalam membangun kemitraan.
“Ini langkah awal kami membangun kolaborasi membangun kemitraan dengan pelaku usaha dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif di Sulbar,” tutupnya. (Rls)






