Efisiensi Tak Halangi Bupati Polman Beri Bonus Kafilah MTQ

Bupati Polman H. Samsul Mahmud menyerahkan bonus kepada orang tua perwakilan kafilah juara MTQ Sulbar XI 2026 sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Polman. (Dok. Istimewa)

POLMAN, editorial9.com – Kebijakan efisiensi anggaran tidak menghalangi Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud memberikan bonus kepada kafilah yang sukses mempertahankan gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI Sulawesi Barat 2026. Selain bonus dari pemerintah daerah, para kafilah juga mendapat tambahan bonus pribadi dari sang bupati.

Bonus tersebut diserahkan Bupati Samsul Mahmud kepada para kafilah MTQ Polman, 10/07/26 itu, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Polman, Ady Mulya, mengatakan 21 dari 22 kafilah Polman yang mengikuti MTQ Sulbar berhasil meraih prestasi.

“Polman keluar sebagai juara umum dengan raihan 11 medali emas, empat medali perak, dan enam medali perunggu,” kata Ady.

Pemkab Polman memberikan bonus sebesar Rp2,3 juta kepada peraih juara pertama, Rp1,5 juta bagi juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga. Total bonus yang disalurkan melalui Bagian Kesra mencapai Rp37,5 juta.

Tak hanya itu, Samsul Mahmud juga memberikan bonus pribadi sebesar Rp500 ribu kepada setiap kafilah, termasuk empat orang pendamping.

Samsul mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap para qari dan qariah yang telah membawa nama baik Polman.

“Terpenting dari pemberian bonus ini bagaimana kandungan Alquran bisa diamalkan dengan baik. Paling utama nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran bisa menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Samsul Mahmud.

Ia mengakui nominal bonus yang diberikan pemerintah daerah masih terbatas. Namun, hal itu tidak mengurangi komitmen Pemkab Polman untuk memberikan penghargaan kepada para kafilah meski di tengah efisiensi anggaran.

“Nilai bonus yang diberikan Pemkab kepada kafilah memang masih kecil. Tetapi di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berusaha memberikan penghargaan atas perjuangan kafilah MTQ. Bonus ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi sebagai motivasi untuk tetap berlatih,” katanya.

Samsul juga berjanji akan meningkatkan nilai bonus bagi para juara pada pelaksanaan MTQ berikutnya.

“Ke depan, kami akan berupaya meningkatkan nilai bonus yang diberikan kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi,” ucapnya.

Selain memberikan apresiasi kepada para peserta, Samsul turut menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), official, pelatih, dan para pendamping yang dinilai berkontribusi besar dalam keberhasilan Polman mempertahankan gelar juara umum.

Sementara itu, salah seorang orang tua kafilah, Ahmad, mengapresiasi perhatian Pemkab Polman terhadap para peserta MTQ. Menurutnya, bonus tersebut menjadi penyemangat bagi qari dan qariah untuk terus meningkatkan kemampuan, terlebih mereka akan mewakili Sulawesi Barat pada ajang MTQ tingkat nasional.

“Alhamdulillah, perhatian pemerintah kepada kafilah sangat baik. Bonus ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berlatih dan memberikan prestasi terbaik,” ujar Ahmad.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *