POLMAN – Keluarga korban mengungkap fakta baru sebelum Husain (35), warga Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar (Polman), ditemukan tewas di dalam mobil Honda Brio putih dengan nomor polisi DC 1286 di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Sabtu (20/9/2025) malam.
Ibu korban, Hajjah Rasniati Mursyid, menceritakan bahwa pada Sabtu subuh, seorang teman Husain bernama Azis—yang diduga menjadi saksi kunci—terlihat berada di rumahnya.
“Saya bangun mau salat subuh ke masjid, saya lihat Azis tidur di kursi ruang tamu. Saya tanya mana Caing (Husain), dia bilang sudah masuk tidur,” ucap Rasniati, ke awak media, di kediamannya di Desa Pambusuang, Selasa (23/09/25)
Tak lama setelah itu, Azis pergi lalu kembali lagi. Menurut Rasniati, ia sempat mendengar percakapan Azis yang menyebut hendak menemui seseorang yang disebut “kosong satu”.
“Saya tidak tahu kosong satu itu siapa, apakah bupati atau siapa. Saya tanya ke istrinya Caing, juga tidak tahu,” ujarnya.
Siang harinya, Husain sudah tidak lagi berada di rumah. Kepada istrinya, Husain disebut pergi bersama Azis untuk suatu urusan. Menjelang magrib, istri Husain mendapat panggilan telepon dari suaminya yang mengabarkan sedang berada di Campalagian. Namun, saat didatangi, mobil yang disebutkan Husain tidak ditemukan.
Beberapa saat kemudian, istri korban kembali mendapat pesan suara dari Azis.
“Dia bilang, saya pergi dulu temui kosong satu. Tidak usah risau, ini bukan urusan perempuan lain,” tutur Rasniati menirukan isi pesan suara tersebut.
Malam harinya, usai salat Isya, ponsel Husain kembali berdering. Sang istri segera mengangkat, mengira suaminya yang menelpon. Namun, suara pria tak dikenal menjawab bahwa pemilik ponsel mengalami kecelakaan di Desa Sumarang.
“Istrinya langsung menangis. Dia kira kecelakaan, tapi ternyata saat dicek Husain sudah meninggal di dalam mobil,” ujar Rasniati dengan suara bergetar.
Kabar duka itu baru benar-benar disampaikan orang lain kepada Rasniati sekitar pukul 22.00 Wita.
“Tidak ada yang sanggup bilang sama saya kalau Caing sudah mati,” tutupnya.(Mp)






