MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, secara resmi melepas 20 kafilah yang akan mewakili Sulbar pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Asrama Haji Transit Mamuju, Kamis (9/10/2025).
Dalam sambutannya, Suhardi Duka memberikan semangat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang akan berlomba membawa nama daerah di tingkat nasional. Ia optimistis para kafilah sudah siap bersaing setelah menjalani pembinaan intensif.
“Kita melihat anak-anak yang berangkat ke Kendari ini sudah dibina dengan baik, walaupun waktunya singkat. Tapi saya yakin dengan bimbingan para pelatih, kita bisa meraih medali,” ujar Suhardi Duka.
Mantan Bupati Mamuju dua periode itu menegaskan bahwa keikutsertaan Sulbar di STQH bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian penting dari pembinaan keagamaan di daerah.
“STQH ini menjadi wadah pembinaan dan peningkatan pemahaman Al-Qur’an dan Hadis. Saya berharap kafilah Sulbar bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali,” tambahnya.
Sebagai bentuk motivasi, Gubernur juga menjanjikan bonus uang tunai bagi peserta yang berhasil meraih prestasi. Pemenang medali emas akan mendapatkan Rp10 juta, peraih perak Rp5 juta, dan perunggu Rp3 juta.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulbar, Adnan Nota, menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah Sulbar bukan hanya formalitas. Ia menyebut kafilah kali ini memiliki target realistis untuk meraih medali.
“Kita tidak hanya datang sebagai pelengkap. Sulbar punya sejarah panjang sebagai gudangnya qori dan qoriah. Kita ingin mengembalikan kejayaan itu,” kata Adnan.
Adnan menyebut potensi unggulan Sulbar berada di cabang tilawah anak-anak serta hafalan hadis 500 hadis tanpa sanad, yang selama ini menjadi kekuatan khas kafilah Sulbar.
Senada, Pembina LPTQ Sulbar sekaligus pelatih kafilah, KH Hasan Basri, menyampaikan bahwa persiapan peserta sudah sangat matang melalui training center (TC) di Asrama Haji Mamuju.
“Kami melakukan TC beberapa hari terakhir. Kafilah mengikuti berbagai cabang, mulai tilawah anak-anak dan dewasa, 1 dan 5 juz, hingga hafalan hadis 100 dan 500 hadis,” ungkap Hasan.
Ia optimistis Sulbar bisa mencatat hasil lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kita juara harapan I di cabang tilawah. Insyaallah tahun ini lebih baik lagi. Mohon doa dari seluruh masyarakat Sulbar,” tutupnya.
STQH Nasional ke-28 dijadwalkan berlangsung pada 11–19 Oktober 2025 di Kota Kendari, dengan partisipasi kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.(*)






