Sulbar – editorial9 – Dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Barat (DPW PKS Sulbar), menyiapkan dua strategi khusus.
Hal itu dilakukan, mengingat belum adanya keputusan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK), tentang mekanisme Pemilu yang akan digunakan.
Ketua DPW PKS Sulbar, Yuki Permana, mengatakan pihaknya ingin Pemilu 2024 tetap sistem proporsional terbuka, namun jika MK memutuskan proporsional tertutup, maka PKS tetap siap.
“Sudah siapnya itu, kita memang sudah membuat opsi-opsi. Dalam pencalegan ini kita bagi dua, jadi ada opsi proposional terbuka, ada opsi proposional tertutup,” ucap Yuki Permana, saat dikonfirmasi di Kantor DPW PKS Sulbar, Minggu, 09/04/23.
Menurutnya, dengan adanya dua opsi strategi itulah yang mendasari sehingga PKS tetap melaksanakan pemberkasan, meskipun banyak figur Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg), yang menunggu keputusan MK.
“Jadi opsi-opsi itu sudah kita siapkan, dan kerena kita sudah siapkan, maka kita sudah mulai pemberkasan,” tambahnya.
Dia mengakui lambannya penetapan mekanisme Pemilu 2024 di MK, telah menimbulkan kendala dalam proses rekrutmen Bacaleg, Akan tetapi mengingat PKS sebagai Parpol yang berbasis kader, masalah tersebut bisa teratasi.
“Intinya, kami (PKS) tetap membuat dua skenario dan karena kita ini partai Kader kita selalu siap. Kendalanya ada, tapi insya Allah kita bisa atasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga meminta MK agar mempercepat pembacaan putusan tentang mekanisme sistem Pemilu 2024, mengingat telah terjadi beberapa kali dilakukan penundaan.
“Apapun itu, karena “bolanya” sudah di MK, apapun itu PKS sudah siap dengan segala keputusan. Olehnya, kita minta MK segera memutuskan, agar partai-partai yang lain, bukan hanya PKS, dapat menjalankan strateginya dalam menghadapi Pemilu,” tutupnya.(Mp)






