POLMAN – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam membangun kualitas pendidikan. Menurutnya, keterlibatan aktif keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan proses belajar siswa, tidak kalah penting dibanding peran sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Samsul Mahmud saat menghadiri pembagian rapor siswa SMK Negeri Campalagian, Kamis (8/1/2026). Ia menyebut, pembagian rapor bukan sekadar penyampaian hasil akademik, melainkan momentum evaluasi bersama antara pendidik dan orang tua.
“Pendidikan yang berkualitas lahir dari kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua. Jika komunikasi berjalan baik, proses pembelajaran anak juga akan lebih optimal,” ujar Samsul dalam sambutannya.
Bupati mengapresiasi jajaran guru dan manajemen SMK Negeri Campalagian, khususnya kepala sekolah yang dinilainya memiliki kepemimpinan dan dedikasi tinggi dalam memajukan pendidikan. Ia optimistis, sekolah tersebut akan terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Sebagai orang tua, Samsul menegaskan bahwa kehadiran wali murid dalam kegiatan pembagian rapor merupakan bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi siswa. Selain itu, momen tersebut menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara orang tua dan guru.
“Kehadiran orang tua memberi motivasi besar bagi anak. Ini juga ruang untuk menyamakan persepsi antara keluarga dan pendidik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memotivasi para siswa agar tidak minder meskipun berasal dari daerah pinggiran. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi dan masa depan yang baik.
“Dengan niat yang kuat, dukungan orang tua, dan ikhtiar yang konsisten, siapa pun bisa berhasil,” tegasnya.
Lebih lanjut, Samsul Mahmud menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas guru untuk menjawab tantangan pendidikan di masa depan. Ia mendorong para pendidik melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) serta memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya di Sulawesi Barat, dengan dukungan pemerintah daerah.
“Lingkungan sekolah yang kondusif dan guru yang berkualitas adalah kunci dalam membentuk kemandirian dan kompetensi siswa,” jelasnya.
Di akhir sambutan, Samsul Mahmud menyampaikan bahwa wilayah Mandar saat ini menunjukkan tren positif, ditandai dengan penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang membaik. Ia menegaskan, pendidikan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan keluar dari kemiskinan.
“Karena itu, saya berharap para orang tua terus mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Pendidikan adalah investasi masa depan,” pungkasnya.(*)






