HUT ke-66 Polman, Bupati Paparkan Capaian 10 Bulan Pemerintahan

Sambutan Bupati Polman, Samsul Mahmud di rapat paripurna DPRD dalam rangka HUT Polman ke 66.(Dok editorial9com)

POLMAN – Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah selama 10 bulan masa pemerintahannya bersama wakilnya Andi Nursami Masdar, dalam rapat paripurna DPRD Polman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (20/2/2025).

Dalam sambutannya, Samsul Mahmud mengungkapkan bahwa ia bersama Wakil Bupati dilantik oleh Presiden Republik Indonesia pada 20 Februari 2025. Sejak itu, Pemerintah Kabupaten Polman mengusung visi “Polewali Mandar Sehat, Cerdas, dan Maju Berlandaskan Nilai-nilai Agama, Budaya, dan Berwawasan Lingkungan.”

Bacaan Lainnya

“Meski masa pemerintahan masih relatif singkat dan dihadapkan pada berbagai tantangan serta keterbatasan sumber daya, kami terus berkomitmen bersama DPRD, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan program pembangunan agar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Samsul.

Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

Pada aspek kesejahteraan masyarakat, Samsul Mahmud menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Polewali Mandar meningkat dari 69,88 pada 2024 menjadi 70,71 pada 2025. Peningkatan tersebut membawa Polman naik dari kategori IPM sedang ke kategori tinggi.

Usia harapan hidup juga mengalami kenaikan dari 71,08 tahun pada 2024 menjadi 71,46 tahun pada 2025. Sementara itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 15,66 persen menjadi 14,02 persen. Capaian ini menempatkan Polewali Mandar sebagai kabupaten dengan penurunan kemiskinan paling signifikan di Provinsi Sulawesi Barat.

Selain itu, berdasarkan data Kementerian Sosial, sebanyak 857 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Polman berhasil graduasi mandiri sepanjang 2025. Pemerintah daerah juga melakukan penanganan rumah tidak layak huni sebanyak 61 unit melalui APBN dan 15 unit melalui APBD.

Ekonomi Stabil dan Pertanian Menguat

Di bidang perekonomian, Bupati menyebut inflasi daerah relatif terkendali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga bahan pangan utama di Polewali Mandar cenderung stabil sepanjang Januari hingga November 2025, bahkan beberapa kali mengalami penurunan.

Pada sektor pertanian dan pangan, Polewali Mandar meraih pengakuan nasional berupa sertifikat Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan Segar kategori baik dari Badan Pangan Nasional. Pemerintah daerah juga menyalurkan ratusan ribu bibit kakao dan kelapa, bantuan ternak, serta ratusan unit alat dan mesin pertanian untuk memperkuat perkebunan dan peternakan rakyat.

Infrastruktur dan Lingkungan

Dalam pembangunan infrastruktur, Pemkab Polman melaksanakan rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jalan sepanjang 8.536 meter yang tersebar di sejumlah kecamatan. Selain itu, proyek yang bersumber dari APBN turut mendukung peningkatan konektivitas wilayah dengan penanganan ruas jalan sepanjang 113,45 kilometer.

Pada aspek lingkungan hidup, pemerintah daerah membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas 20 ton per hari yang dilengkapi fasilitas pengomposan. Revitalisasi TPS3R juga meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seiring bertambahnya jumlah nasabah bank sampah hingga 30 persen sepanjang 2025.

Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Dalam tata kelola keuangan daerah, Samsul Mahmud mengungkapkan utang Pemkab Polewali Mandar berhasil ditekan secara signifikan. Dari total utang lebih dari Rp117 miliar pada 2024, sisa utang hingga akhir 2025 tercatat sekitar Rp29,5 miliar. Polewali Mandar juga masuk zona hijau pengelolaan keuangan daerah dengan realisasi pendapatan dan belanja di atas rata-rata nasional.

Pada bidang pelayanan publik, RSUD Hj. Andi Depu mencatat berbagai pengembangan layanan kesehatan dan meraih penghargaan regional dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional. Di sektor pendidikan, Polewali Mandar meraih predikat daerah dengan rata-rata skor Standar Nasional Pendidikan terbaik se-Sulawesi Barat.

Program Nasional

Bupati juga menyoroti pelaksanaan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah beroperasi melalui 30 dapur dan melayani puluhan ribu siswa, sekaligus menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Selain itu, Polewali Mandar menjadi salah satu kabupaten penerima Program Sekolah Rakyat dan terus mengembangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Momentum HUT ke-66 ini kami jadikan sebagai penguat semangat kebersamaan dan kolaborasi untuk terus membangun Polewali Mandar yang lebih maju dan sejahtera,” kata Samsul Mahmud.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *