HUT RI ke-80: Harga Pangan di Mamuju Turun Drastis, Warga Antusias Borong Komoditas Murah

Warga Mamuju mengantri membeli beras, telur, dan minyak goreng MinyaKita dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemprov Sulbar.

MAMUJU – Merayakan HUT RI ke-80, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang membuat warga Mamuju heboh. Dalam dua hari pelaksanaan, Kamis (21/8) di Lapangan Ahmad Kirang dan Jumat (22/8) di Taman Baca Karema, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dibanding pasar biasa.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari, menyebut GPM menyediakan beras, daging ayam, telur, sayuran, minyak goreng MinyaKita, gula, hingga terigu. Semua komoditas disediakan lewat kerja sama UMKM lokal, Komunitas S5, Bulog Mamuju, dan distributor pangan daerah.

Bacaan Lainnya

“Program ini bukan hanya menstabilkan harga, tapi juga memberdayakan UMKM lokal agar ekonomi daerah terus bergerak,” kata Waris.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, membuka kegiatan hari pertama dengan menekankan pentingnya pemerintah hadir untuk menyeimbangkan harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung UMKM lokal.

Arahan serupa disampaikan Adnan, S.P., Kepala Bidang Distribusi, Harga, dan Cadangan Pangan, yang hadir mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Ia menyebut kegiatan ini sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, agar koordinasi dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha pangan lokal terus diperkuat.

Warga pun tampak antusias. Rudi, warga Mamuju, mengaku terbantu dengan harga murah sehingga pengeluaran keluarga lebih ringan. Nurhayati, ibu rumah tangga, menambahkan kegiatan ini memudahkan masyarakat membeli kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau, dan berharap GPM digelar rutin.

Dengan Gerakan Pangan Murah ini, Pemprov Sulbar berharap kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *