Kapolda Sulbar Ultimatum Anggota: Terseret Narkoba, Saya Pecat

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memberikan arahan dalam apel perdana di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar.(Dok Humas Polda Sulbar)

MAMUJU – Apel perdana Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar pada Senin (25/8/2025) berlangsung penuh pesan mendalam. Dalam kesempatan itu, Kapolda yang baru saja menjabat memberikan arahan penting sekaligus peringatan keras kepada seluruh jajarannya.

Di hadapan ratusan personel, Irjen Pol Adi Deriyan memperkenalkan diri dengan menceritakan perjalanan kariernya hingga akhirnya dipercaya sebagai Kapolda Sulbar. Ia berharap apel ini menjadi momentum awal untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kinerja seluruh anggota di wilayah hukum Sulbar.

Bacaan Lainnya

“Setiap orang punya takdir. Tapi pilihan untuk mengisinya dengan hal baik atau buruk ada di tangan kita. Apa yang kita dapat hari ini adalah hasil kerja kemarin, dan masa depan ditentukan dari apa yang kita lakukan hari ini,” tegas Adi Deriyan.

Kapolda juga menekankan pentingnya rasa syukur atas amanah sebagai anggota Polri. Ia mengingatkan bahwa tugas polisi adalah membela kebenaran sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Menjadi polisi adalah takdir yang harus disyukuri. Maka, kita wajib bekerja maksimal, membela kebenaran, dan memberi nasihat yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Irjen Pol Adi Deriyan memberi penekanan keras terkait integritas. Ia meminta jajarannya menjauhi penyalahgunaan wewenang maupun tindakan dzolim, serta selalu meminta restu orang tua dalam bertugas.

“Jangan salahgunakan kewenangan untuk berbuat dzolim. Isilah hari-hari dengan kebaikan, dan jangan lupa minta doa orang tua agar kita selalu diberi jalan yang benar,” pesannya.

Peringatan paling tegas ia lontarkan terkait narkoba. Kapolda menegaskan tidak ada toleransi bagi personel yang terlibat penyalahgunaan barang haram tersebut.

“Hindari narkoba! Tidak boleh ada anggota yang bersentuhan dengan barang haram ini. Siapapun yang melanggar, saya pastikan diberhentikan sebagai polisi,” ucapnya lantang.

Di akhir arahannya, Kapolda Sulbar mengajak seluruh personel menjadi pemimpin yang baik bagi keluarga, sekaligus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan sepenuh hati.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *