MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sulbar, Kamis (2/4/2026).
Rapat yang digelar di Gedung DPRD Sulbar itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar St Suraidah Suhardi, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan dokumen pokok-pokok pikiran DPRD untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sehingga penyerahan LKPJ 2025 serta dokumen pokok-pokok pikiran DPRD dapat terlaksana tepat waktu.
“Pemerintah Sulawesi Barat sangat mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan bersama DPRD, termasuk penyelenggaraan rapat paripurna hari ini,” kata Suhardi.
Ia menegaskan, penyampaian LKPJ merupakan kewajiban kepala daerah sesuai ketentuan perundang-undangan, sekaligus menjadi bahan evaluasi DPRD terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam paparannya, Suhardi Duka mengungkapkan capaian pembangunan Sulbar sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,36 persen, ditopang sektor pertanian, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, serta perdagangan.
Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,18 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,16 poin, inflasi terkendali di angka 2,48 persen, serta gini rasio membaik dari 0,316 menjadi 0,308.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai sumber pembiayaan, termasuk dana dekonsentrasi, tugas pembantuan, hingga bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan desa.
Di sisi lain, DPRD Sulbar turut menyampaikan pokok-pokok pikiran yang merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses dan rapat dengar pendapat. Dokumen ini akan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan RKPD 2027.
Menutup penyampaiannya, Suhardi Duka berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif terus diperkuat guna mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus terjaga untuk mempercepat pembangunan Sulawesi Barat ke depan,” ujarnya.(*)






