POLMAN – Sebuah mobil Wuling Confero putih hangus terbakar di Jalan Poros Polman–Pinrang, Dusun Silopo, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 18.40 WITA. Sopir mobil mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Mobil bernomor polisi DC 1472 FD itu dikemudikan ARDI (33), warga Desa Pololereng, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah. Insiden terjadi saat kendaraan melintas di jalur trans tersebut.
Kapolsek Binuang IPTU H Rahman, S.Sos., M.Si. mengatakan, berdasarkan keterangan awal, api tiba-tiba muncul dari bagian kap depan mobil dan disertai suara ledakan sebelum merambat ke bagian dasbor.
“Korban menyampaikan api pertama kali terlihat dari bagian depan, tepatnya di kap mesin. Tidak lama kemudian terdengar ledakan dan api cepat membesar hingga ke dalam kabin,” ujar Rahman.
Korban berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan seluruh badan kendaraan. Namun, ia mengalami luka bakar di bagian wajah, lengan, dan kaki akibat percikan api.
“Korban sudah dirujuk ke RSU Andi Depu untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya sadar dan dalam penanganan tim medis,” jelasnya.
Petugas Polsek Binuang yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Polewali Mandar diterjunkan dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 15 menit.
Rahman mengungkapkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek pada aki mobil yang memicu percikan api di sekitar sistem bahan bakar.
“Dugaan awal karena korsleting pada aki yang menimbulkan percikan api. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 120 juta, meliputi kendaraan, uang tunai, serta sejumlah barang yang berada di dalam mobil.
Polres Polewali Mandar mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya instalasi kelistrikan dan komponen mesin, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)






