MTQ XI Sulbar Dipangkas Jadi 12 Cabang, Fokus Cetak Juara Nasional

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI tingkat provinsi. Agenda ini digelar dengan fokus pada pembinaan cabang unggulan yang dinilai berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Rapat pemantapan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (5/5/2026). Dalam rapat tersebut, disepakati MTQ XI Sulbar akan digelar pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan MTQ tahun ini dipusatkan di Masjid Suada, Mamuju. Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kemudahan mobilisasi dewan juri dan dewan hakim, yang rencananya akan diinapkan di hotel-hotel sekitar kawasan Rimuku dan Rumah Adat Mamuju.

Sekda Sulbar, Junda Maulana, menyampaikan bahwa jumlah cabang lomba pada MTQ kali ini akan dibatasi menjadi 12 cabang. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan fokus pembinaan serta kondisi anggaran daerah.

“Cabang yang dilombakan adalah cabang-cabang unggulan Sulbar yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional. Sementara cabang yang masih tertinggal untuk sementara tidak diikutkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan fiskal menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyesuaian tersebut agar pelaksanaan MTQ tetap berjalan efektif dan berkualitas.

Meski dilakukan efisiensi, Junda menekankan bahwa hal itu tidak akan mengurangi nilai dan kekhidmatan kegiatan.

“Kita tidak perlu mewah, tapi harus tetap meriah dan bermakna,” katanya.

Untuk mendukung pembiayaan kegiatan, Pemprov Sulbar juga membuka peluang kerja sama dengan pihak sponsor dan donatur. Pertemuan dengan calon mitra pendukung dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.

Selain itu, rapat lanjutan teknis pelaksanaan MTQ XI akan kembali digelar pada 8 Juni 2026 sebagai bagian dari finalisasi persiapan.

Pemprov Sulbar berharap MTQ XI ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat bersaing di tingkat nasional, yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *