Mulai Dibangun, Gedung PTA Sulbar Telan Anggaran 33 Miliar

Sekprov Sulbar, Muhamad Idris, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung PTA Sulbar.

Sulbar – Pembangunan gedung Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Provinsi Sulbar yang dibangun diatas lahan 15 ribu meter persegi mulai dilakukan. Hal itu ditandai peletakan batu pertama oleh Sekprov Sulbar, Muhamad Idris, Senin,09/10/23.

Ketua PTA Sulbar, Muhammad Alwi, menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah provinsi atas pembangunan Pengadilan Tinggi Agama Sulbar.

Bacaan Lainnya

“Dengan total anggaran 33 miliar bersumber dari APBN,” ucap Muhammad Alwi.

Ia menjelaskan bangunan tersebut direncanakan dengan memperhatikan kualitas bangunan.

“Dan juga estetika bangunan dimana bangunan yang ada akan menggunakan 460 tiang pancang dengan 154 titik tiang pancang dengan kedalaman 26 Meter,” ungkapnya.

“Dengan terbangunnya PTA Sulbar tersebut diharap dapat membantu dan mendukung berjalan roda pemerintahan di Sulbar,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pembangunan yang dilakukan ditargetkan dapat rampung secepatnya, sehingga pelayanan pemerintah khususnya berkaitan dengan pangadilan agama bisa segera berjalan.

“Dalam pengawasan pembangunan kantor tersebut pihaknya mengaku akan melibatkan tim pengawas independen dan internal, termasuk akan melibatkan Kejaksaan Tinggi,” tuturnya.

Sementara itu, Sekprov Sulbar, Muhamad Idris, mengaku bersyukur setelah hampir dua tahun PTA Sulbar hadir, akhirnya pembangunan bisa dimulai.

“Kita bersyukur karena pembangunan kantor ini sudah mengikuti imbauan pusat dengan memastikan indeks resiko bencana yang tinggi,” ungkap Idris.

Menurutnya, hal tersebut merupakan poin yang perlu diperhatikan oleh pelaksana sebab kantor tersebut berada di dataran rendah dan diatas rawa.

“Kebanggaan kami karena hadirnya pengadilan tinggi agama ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah melengkapi institusi di Sulbar, untuk menjalankan fungsi penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Hal lain kata Idris yang patut diapresiasi, lantaran kantor ini didesain dengan smart office, dengan konsep pelayanan lebih mudah kepada masyarakat.

“Ini juga, semakin menguatkan institusi di Sulbar semakin lengkap,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *