Mamuju,editorial9.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mempercepat kesiapan organisasi perangkat daerah (OPD) menjelang evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2026 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Seluruh OPD yang menjadi sampel diminta menuntaskan data dan dokumen pendukung agar target kenaikan nilai SAKIP dapat tercapai.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pra Evaluasi SAKIP 2026 yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (13/7/2026).
Rapat diikuti OPD yang menjadi sampel evaluasi bersama tim provinsi. Langkah itu merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel sesuai misi Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK).
Junda Maulana mengatakan rapat digelar untuk memastikan seluruh perangkat daerah siap menghadapi evaluasi KemenPAN-RB yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026), termasuk kesiapan seluruh data yang akan menjadi bahan penilaian.
“Tadi kita rapat adalah persiapan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, yang itu akan dilaksanakan evaluasi oleh KemenPAN RB pada tanggal 15 hari, Rabu pagi,” kata Junda.
Menurut Junda, Pemprov Sulbar masih menargetkan mempertahankan predikat BB pada evaluasi tahun ini. Namun, pemerintah berharap nilai yang diraih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebagai langkah awal menuju predikat A.
“Mungkin target kita masih tahun ini masih BB, tapi kita mengharapkan nilainya naik dari tahun sebelumnya. Nanti tahun 2027 baru kita target A,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk mewujudkan target tersebut masih diperlukan pembenahan pada sejumlah aspek tata kelola pemerintahan yang menjadi indikator penilaian SAKIP.
Karena itu, seluruh OPD diminta segera melengkapi data yang dikumpulkan oleh tim provinsi maupun data sektoral dari instansi yang menjadi sampel evaluasi agar proses penilaian berjalan optimal.
“Kita sepakati hari Rabu kita evaluasi, kita menyiapkan data, baik itu data yang dikumpul oleh tim provinsi juga data-data sektoral atau data-data dari instansi sampling tersebut. Semoga ini bisa berjalan lancar, maka kita melakukan pendalaman di hari ini,” tutur Junda.
Pemprov Sulbar berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan evaluasi sehingga capaian nilai SAKIP meningkat pada tahun ini dan menjadi modal untuk membidik predikat A pada evaluasi tahun 2027.(*)






