MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menggenjot keterbukaan informasi publik dengan mengoptimalkan pengelolaan website resmi organisasi perangkat daerah (OPD). Hasil monitoring pada pekan pertama menunjukkan tren positif: OPD kian aktif mempublikasikan program dan kegiatan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengapresiasi respons sejumlah OPD yang konsisten menayangkan pemberitaan terkait program dan capaian kinerja melalui website resmi masing-masing.
Menurut Ridwan, keaktifan OPD dalam mengelola konten informasi tak hanya berdampak pada peningkatan kualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tetapi juga menjadi indikator pendukung dalam penilaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Hal itu menegaskan peran strategis kehumasan OPD dalam mendukung kinerja birokrasi secara menyeluruh.
“Website OPD bukan sekadar etalase informasi, tetapi instrumen penting untuk memastikan program pemerintah tersampaikan secara terbuka, akurat, dan berkelanjutan kepada masyarakat,” kata Ridwan, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang menekankan pentingnya memaksimalkan peran kehumasan OPD dalam menyosialisasikan program pancadaya sebagai prioritas pembangunan daerah. Publikasi yang aktif dan terstruktur dinilai mampu membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Penguatan pengelolaan website OPD juga menjadi bagian dari program integrasi kanal informasi Diskominfo Pemprov Sulbar. Melalui desain website yang terintegrasi, informasi dari seluruh OPD diarahkan menjadi satu pintu layanan informasi publik yang mudah diakses dan menjadi referensi utama masyarakat.
Langkah tersebut selaras dengan misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Ridwan berharap seluruh OPD semakin konsisten memperbarui konten informasi, tak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas narasi yang informatif, edukatif, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan begitu, website OPD benar-benar berfungsi sebagai sarana komunikasi publik yang kredibel dan berdaya guna,” tutupnya.(*)






