Pemprov Sulbar Apresiasi Peran Pers, 130 Media Jadi Mitra Publikasi Pembangunan

MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mengapresiasi peran insan pers dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah. Saat ini tercatat sekitar 130 media telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Sulbar untuk mendukung publikasi kegiatan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Pemprov Sulbar dengan insan pers dan konten kreator, Selasa (17/3/2026), bertepatan dengan 27 Ramadan 1447 Hijriah.

Bacaan Lainnya

Ridwan mengatakan, meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen memperkuat kemitraan dengan media.

“Saat ini terdapat kurang lebih 130 media yang menjalin kerja sama dengan Pemprov Sulbar dalam mendukung publikasi kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujar Ridwan.

Menurutnya, kerja sama dengan media tetap menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Bahkan di tengah keterbatasan anggaran, dukungan terhadap kemitraan media tetap dipertahankan.

“Kerja sama media tetap menjadi perhatian dan tetap mendapatkan dukungan anggaran,” tambahnya.

Ridwan juga mengapresiasi kontribusi insan pers Sulbar yang dinilai aktif menyebarkan informasi pembangunan secara berimbang dan produktif. Berkat dukungan tersebut, Sulbar beberapa kali menempati posisi teratas secara nasional dalam pemberitaan gubernur di media online.

Ia menyebut, sejak awal masa jabatan pasangan gubernur Suhardi Duka dan wakil gubernur JSM, Sulbar tercatat sembilan kali berada di posisi pertama dalam pemberitaan gubernur secara nasional.

“Capaian ini sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan anggaran, sinergi yang kuat antara pemerintah dan media mampu mengoptimalkan penyebaran informasi pembangunan,” jelasnya.

Meski demikian, Ridwan mengakui masih ada tantangan dalam penyebarluasan informasi program pemerintah. Berdasarkan evaluasi internal, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program pemerintah baru sekitar 40 persen, sementara tingkat pengenalan terhadap figur gubernur mencapai 70 persen.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Sulbar melalui Kominfo mulai memperkuat strategi komunikasi digital, terutama melalui media sosial. Pemantauan isu kini dilakukan di empat platform utama, yakni Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok.

“Media sosial menjadi kanal penting karena masyarakat kini dengan mudah menyampaikan aspirasi dan mendapatkan informasi secara cepat,” katanya.

Ke depan, selain melalui media pemberitaan dan pengembangan 35 website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemprov Sulbar juga akan mengoptimalkan konten digital seperti infografis dan video pendek. Kerja sama dengan konten kreator dan influencer lokal juga akan diperluas agar informasi pembangunan dapat menjangkau berbagai segmen masyarakat.

Di akhir sambutannya, Ridwan turut menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan dalam kerja sama dengan insan pers, khususnya terkait nilai kerja sama yang dinilai belum ideal.

“Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tuturnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *