MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan kesiapan pengamanan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, menegaskan bahwa posko siaga bencana telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama masa libur panjang tersebut.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Forkopimda bersama Menteri Dalam Negeri di Ruang Rapat Oval Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (11/12/2025).
Salim menyebut, posko siaga hanyalah salah satu langkah yang disiapkan. Pemprov juga akan menggencarkan patroli keamanan, khususnya untuk menjaga rumah warga yang ditinggal saat perayaan pergantian tahun.
“Bukan hanya posko, juga ada patroli. Ketika kita melaksanakan peringatan tahun baru dan meninggalkan rumah, biasanya ada patroli untuk menjaga keamanan rumah-rumah,” jelas Salim.
Terkait layanan transportasi, Wagub menyampaikan adanya kebijakan penurunan tarif angkutan umum khusus Nataru.
“Sudah diberi tahu tadi bahwa ada penurunan tarif 13 sampai 14 persen. Itu juga dilihat nanti di terminal angkutan darat, angkutan laut, betul tidak dilaksanakan instruksi pemerintah,” katanya.
Ia menekankan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat setiap akhir tahun harus diimbangi dengan kesiapan armada angkut untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Itu juga sudah saya sampaikan. Setiap petugas di terminal darat maupun laut harus cermat melaksanakan instruksi pemerintah agar tidak terjadi hal-hal yang menimbulkan kecelakaan yang tidak kita kehendaki,” ujarnya.
Dalam Rakor tersebut, Salim juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti kebakaran, banjir, dan longsor—terutama pada daerah dekat pegunungan. Intensitas hujan yang diprediksi tinggi pada Desember hingga Februari membuat wilayah rawan bencana perlu dipantau ketat.
Pelabuhan-pelabuhan kecil di pesisir Sulbar yang ramai aktivitas pelayaran antarpulau turut diminta menjadi perhatian khusus.
“Jadi kita siapkan juga dukungan dari Dinas Penanggulangan Bencana, bantuan dari angkatan laut dan unsur lainnya, agar bila terjadi sesuatu bisa dilakukan pertolongan dengan cepat,” pungkasnya.(*)






