POLMAN – Ribuan balita dan ibu hamil di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemprov menyalurkan bantuan pangan bergizi di Kecamatan Bulo dan Matangnga sebagai langkah nyata menekan angka stunting dan gizi buruk.
Penyaluran ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Bantuan disalurkan di dua lokasi berbeda, yakni Kantor Desa Bulo untuk Kecamatan Bulo dan Kantor Camat Matangnga untuk Kecamatan Matangnga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Waris, mengatakan bantuan berupa telur, beras, abon, dan susu full cream diberikan langsung kepada balita dan ibu hamil. Ia menegaskan, makanan bergizi tersebut harus dikonsumsi oleh penerima agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
“Makanan bergizi ini harus diprioritaskan untuk dikonsumsi oleh balita dan ibu hamil agar memberikan hasil yang optimal,” ujar Waris, Rabu (3/9/2025).
Selain bantuan, pemerintah juga memberikan panduan konsumsi kepada penerima. Di antaranya, pemberian telur 2 butir per hari selama dua minggu hingga dua bulan ke depan, beras sebagai karbohidrat pokok setiap hari, serta tambahan abon dan susu 2–3 kali seminggu.
Ibu balita dihimbau tetap memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan, lalu melanjutkan dengan makanan pendamping bergizi. Sementara ibu hamil disarankan rutin minum suplemen, periksa kehamilan secara berkala, dan aktif datang ke posyandu.
Kegiatan ini turut didukung aparat desa, petugas kesehatan, serta kader posyandu. Diharapkan, program pangan bergizi ini mampu meningkatkan status kesehatan balita dan ibu hamil di wilayah rawan pangan Polman, sekaligus menjadi langkah nyata Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(Rls)






