Polman – Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, buka suara terkait Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), yang dituding telah menerima aliran dana dari perusahaan tambang, Raja Ampat.
Addin secara tegas, membantah tudingan yang dilayangkan ke lembaga PBNU itu. Ia mengatakan, bahwa aliran dana tersebut tidak pernah ada.
“Setahu saya gak ada, soal aliran dana tambang gak ada,” pungkas Addin, saat dikonfirmasi usai menghadiri pelantikan pengurus PW GP Ansor Sulbar, di Polman, Sabtu,21/06/25. Malam.
Ketua PB PMII periode 2011-2013 itu juga menjelaskan, keterlibatan KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) sebagai komisaris di PT Gag Nikel murni pribadi, tidak ada kaitan dengan PBNU secara kelembagaan.
“Itu kan pribadi yang menjadi komisaris, gak ada kaitan dengan PBNU nya. Jadi, satu gak ada kaitan, apalagi bicara yang tadi soal dana itu tidak ada,” tutupnya.(Mp)






