POLMAN – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menanggapi maraknya kasus kriminal yang terjadi di wilayah Sulbar dalam sepekan terakhir. Menurutnya, aksi kejahatan tersebut tak lepas dari persoalan ekonomi masyarakat yang belum stabil, sehingga melahirkan apa yang ia sebut sebagai “limbah sosial”.
“Saya kira, kriminalitas ini adalah limbah dari kondisi sosial yang mungkin tidak terlalu bagus, terutama persoalan ekonomi. Karena itulah ini menjadi bagian upaya kita untuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Salim di Mamuju, ke awak media usai menghadiri acara diskusi peran perbankan dalam penciptaan seribu UMKM di Sulbar yang digelar di Aula Kantor Bupati Polman, Kamis, (25/9/2025).
Ia menilai peningkatan kesejahteraan akan berdampak langsung terhadap menurunnya angka kriminalitas. Namun, menurutnya, menjaga keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, melainkan butuh peran serta aktif masyarakat.
“Jangan mengandalkan keamanan itu hanya kepada aparat, karena bagaimanapun mereka juga terbatas. Kitalah yang harus menciptakan kondisi agar lingkungan kita aman. Karena itu ada imbauan tentang diaktifkan kembali ronda, itu lakukan dengan baik,” jelasnya.
Salim juga mengingatkan warga agar tidak ragu melapor sejak dini apabila melihat orang asing yang mencurigakan di lingkungannya.
“Lapor kepada ketua RT, kepala desa, atau aparat setempat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan sosial akan selalu hadir di tengah masyarakat. Namun, dengan sinergi antara warga dan aparat keamanan, potensi tindak kejahatan dapat ditekan.(Mp)






