MAJENE – Rumah-rumah yang ditinggal mudik usai perayaan IdulFitri di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sasaran pengawasan aparat kepolisian. Untuk mengantisipasi potensi aksi kriminalitas, personel Satuan Samapta Polres Majene mengintensifkan patroli malam di sejumlah titik rawan.
Patroli digelar pada Minggu malam (22/3/2026) dengan menyasar kawasan pemukiman warga yang kosong, rumah indekos, hingga ruas jalan utama dalam Kota Majene. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna mencegah tindak kejahatan seperti pencurian yang kerap meningkat pasca libur panjang Lebaran.
Kasat Samapta Polres Majene, IPTU Kardono, mengatakan patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang ditinggal penghuninya mudik ke kampung halaman.
“Pasca IdulFitri, banyak rumah kosong yang berpotensi menjadi target pelaku kejahatan. Karena itu, kami tingkatkan patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kardono.
Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi dengan warga yang masih berada di lokasi. Polisi memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Kardono menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menekan niat pelaku kejahatan.
“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing,” katanya.
Polres Majene memastikan patroli akan terus dilakukan secara rutin selama masa arus balik Lebaran guna menjaga stabilitas keamanan. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terhadap gangguan kamtibmas.(*)






