Majene – Satu unit rumah beserta isinya milik Samsiah (60), warga Dusun Tanisi Selatan, Desa Mekatta Selatan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, ludes terbakar. Rabu,14/05/25.
Menurutnya keterangan saksi mata, Rahmaniah (30), ia bersama rekannya Nadreni (32), pertama kali melihat api berasal dari colokan listrik rice cooker yang berada di dapur.
“Api dengan cepat menjalar hingga ke bagian atas plafon rumah. Saat kejadian, pemilik rumah, Samsiah dan suaminya, tidak berada di lokasi,” ucap Rahmaniah, melalui pres rilis Humas Polres Majene.
“Waktu saya lihat api, saya langsung memanggil Nadreni yang saat itu sedang berada di dalam kamar bersama anaknya, yang masih berumur satu tahun. Kami segera keluar dan berteriak,meminta pertolongan,” sambungnya.
Sementara itu, Kapolsek Malunda IPTU Muh. Irwan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya bersama warga segera menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan kebakaran.
“Begitu kami menerima informasi, kami langsung menuju lokasi dan membantu proses pemadaman api bersama warga,” ungkap IPTU Muh. Irwan.
Sekitar satu jam setelah kejadian, api berhasil dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran, personel Polsek Malunda, anggota Koramil Malunda serta warga sekitar yang turut membantu menggunakan alat seadanya.
“Akibat peristiwa ini, satu unit rumah beserta seluruh perabot di dalamnya ludes terbakar,” jelasnya.
Selain itu, sebuah koper berisi surat-surat berharga dan ijazah milik korban juga ikut hangus. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dari colokan rice cooker.
“Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp.200 juta,” tutup IPTU Muh Irwan.(*)






