Sekolah Rakyat 22 Polman Ajak Siswa Wisata Literasi ke Dinas Perpustakaan

Siswa dan guru Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar berfoto bersama usai kunjungan literasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar. (Dok. Tim Humas Dinas Perpustakaan Polman)

POLMAN — Dalam upaya menumbuhkan minat baca dan memperkenalkan dunia literasi sejak dini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar melaksanakan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (3/10/2025).

Kegiatan ini merupakan kunjungan kedua setelah kunjungan pertama pada 26 September lalu. Jika sebelumnya diikuti oleh 48 siswa tingkat SMA bersama 11 guru, satu kepala tata usaha, dan kepala sekolah, maka pada kunjungan kali ini rombongan terdiri dari 30 siswa tingkat SMP dan 10 guru pendamping.

Bacaan Lainnya

Kedatangan para siswa dan guru disambut hangat oleh pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Andi Ilham Jaya. Mereka berharap kunjungan ini dapat menjadi salah satu bentuk wisata literasi yang mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat sekaligus mendorong budaya membaca di Kabupaten Polewali Mandar.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Melalui kunjungan ke perpustakaan, siswa bisa mengenal lebih dekat dunia literasi, belajar memanfaatkan fasilitas yang tersedia, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap buku,” ucap Kabid Kearsipan Dinas Perpustakaan Polman, Andi Ilham Jaya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sekolah Rakyat Terintegrasi 22, Dhea Munadiah, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya literasi dan pengenalan sumber bacaan.

“Kami ingin memperkenalkan kepada siswa-siswi tentang perpustakaan dan bahan bacaan yang tersedia. Anak-anak sangat antusias karena bisa menggunakan berbagai fasilitas yang nyaman dan edukatif,” ujar Dhea.

Selama kunjungan, para siswa tidak hanya berkeliling gedung layanan perpustakaan, tetapi juga mengikuti games literasi yang menantang mereka mencari buku tertentu di rak. Hasil pencarian itu kemudian dijadikan bahan untuk membuat resensi buku sebagai bukti partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar literasi menjadi bagian dari budaya belajar siswa di Polewali Mandar.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *