MAMUJU – Sektor konstruksi di Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan pertumbuhan positif pada Triwulan IV 2025. Berdasarkan data sementara, nilai konstruksi di Sulbar tumbuh 4,42 persen secara quarter to quarter (Q-to-Q), mengungguli pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 3,94 persen.
Secara year on year (Y-on-Y), sektor ini tumbuh 2,73 persen, sementara cumulative to cumulative (C-to-C) mencapai 0,33 persen. Hasil ini menunjukkan meningkatnya aktivitas konstruksi dan akselerasi realisasi proyek infrastruktur, khususnya menjelang akhir tahun anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menekankan bahwa capaian ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Capaian pertumbuhan nilai konstruksi ini perlu direspons secara komprehensif oleh seluruh pelaku jasa konstruksi. Fasilitasi dan koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sangat penting agar indikator pembangunan dapat tercapai secara maksimal,” ujar Surya Yuliawan, Senin (26/1/2026).
Data ini merujuk pada rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai Angka Sementara Pertumbuhan Nilai Konstruksi Triwulan IV Tahun 2025, yang menjadi acuan analisis kinerja sektor konstruksi di tingkat nasional maupun daerah.(*)






