Setelah Bertahun-tahun, Kali Mamuju Akhirnya Dinormalisasi

Alat berat milik BBWS Sulawesi V dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi Kali Mamuju yang selama bertahun-tahun menjadi penyebab banjir musiman di wilayah perkotaan Mamuju. Dok Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU — Setelah bertahun-tahun menjadi sumber banjir musiman yang menghantui warga perkotaan Mamuju, Kali Mamuju akhirnya dinormalisasi. Upaya ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ancaman luapan air setiap musim hujan.

Normalisasi Kali Mamuju dilakukan secara intensif selama kurang lebih satu bulan terakhir oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sulawesi V Mamuju. Sungai tersebut diketahui kerap meluap dan menyebabkan banjir tahunan yang berdampak langsung pada permukiman warga. Sedikitnya 100 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan pada rumah, fasilitas umum, serta terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, mengapresiasi langkah konkret BBWS Sulawesi V yang dinilai berhasil menjawab keresahan masyarakat.

“Normalisasi Kali Mamuju ini menjadi bukti bahwa persoalan yang selama ini dianggap berulang dan rutin bisa diselesaikan ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama. Kami mengapresiasi BBWS Sulawesi V yang telah hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Surya Yuliawan, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan, penanganan banjir Kali Mamuju bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan provinsi, tetapi juga pemerintah pusat, mengingat status sungai berada dalam kewenangan lintas pemerintahan. Selama ini, keterlibatan balai sungai kerap menjadi pertanyaan masyarakat yang terdampak banjir.

Selain pengerjaan fisik, penanganan juga diperkuat dengan keterlibatan langsung para pemangku kepentingan di lapangan serta sosialisasi kepada warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai. Lurah Mamunyu disebut berperan aktif sebagai pionir dengan menginisiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, BBWS, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan banjir tahunan tersebut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap normalisasi Kali Mamuju tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek, melainkan menjadi bagian dari penataan sungai yang berkelanjutan.

Upaya ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman dari risiko bencana, serta berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *