MAMUJU – Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, memperkenalkan secara langsung kain tradisional khas Kalumpang, Sekomandi, kepada Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Ni Luh Putu Puspa Ayu, dalam agenda audiensi bersama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Rabu (6/7/2025).
Momen ini dibagikan Sutinah melalui akun media sosial pribadinya, dan menjadi perhatian publik karena antusiasme positif dari pihak Kementerian Pariwisata terhadap warisan budaya khas Sulawesi Barat tersebut.
“Alhamdulillah, siang tadi mendampingi Bapak Gubernur Sulbar audiensi bersama Wamen Pariwisata RI, Ibu Ni Luh Puspa, dan diberikan kesempatan untuk memperkenalkan langsung Kain Sekomandi, kebanggaan masyarakat Kalumpang, Mamuju,” tulis Sutinah dalam unggahan Facebook resminya,
Menurut Sutinah, Kain Sekomandi merupakan salah satu wastra (kain tradisional) tertua di dunia yang telah berusia ratusan tahun dan menjadi simbol warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia.
Menariknya, Wamenparekraf, Ni Luh Puspa, menyambut positif perkenalan tersebut. Ia bahkan berencana membawa kain Sekomandi sebagai souvenir resmi pada ajang internasional G20 tahun 2025 yang akan digelar di Afrika Selatan.
“Beliau sangat antusias, bahkan akan membawa Kain Sekomandi sebagai souvenir di Event G20 2025 di Afrika Selatan nanti,” ungkap Sutinah.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju tidak ingin menyia-nyiakan peluang besar ini. Sutinah menegaskan pihaknya akan menyiapkan segala hal yang dibutuhkan agar kain Sekomandi dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di level regional, tapi juga nasional dan internasional.
“Tentu kesempatan ini tidak akan kami sia-siakan. Pemkab Mamuju akan mempersiapkan semua agar Kain Sekomandi bisa dikenal luas, bukan hanya skala regional Provinsi Sulbar, tapi skala nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Upaya pelestarian dan promosi kain Sekomandi sebelumnya juga telah dilakukan secara berkelanjutan. Pada tahun 2024 lalu, Kain Sekomandi telah resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum dan HAM.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju aktif menghadirkan kain ikat Sekomandi dalam berbagai agenda daerah maupun provinsi.
“Ini adalah salah satu upaya kita semua untuk bagaimana Kain Sekomandi bisa lebih dikenal dan menjadi salah satu warisan leluhur kebanggaan masyarakat Mamuju,” tutup Sutinah.(Mp)






