MAMUJU – Seorang warga di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi korban pembacokan saat sedang tertidur di rumahnya. Polisi bergerak cepat melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan terduga pelaku yang sempat melarikan diri ke kawasan hutan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Korban bernama Ardin mengalami luka serius di bagian wajah dan mulut akibat tebasan senjata tajam jenis parang.
Kapolsek Tapalang, Iptu Amiruddin, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, personel Polsek Tapalang langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.
“Saat tiba di lokasi kejadian, petugas mendapati korban bernama Ardin mengalami luka cukup serius pada bagian wajah dan mulut akibat tebasan senjata tajam. Korban kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Amiruddin.
Setelah memastikan korban mendapatkan perawatan, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri ke kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.
“Setelah memastikan korban mendapatkan perawatan, pihak kami langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melarikan diri ke kawasan hutan,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan awal, terduga pelaku diketahui merupakan seorang perempuan berinisial KS (66). Polisi juga mengungkap bahwa perempuan tersebut diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Amiruddin menjelaskan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat orang tua korban keluar rumah menuju masjid untuk melaksanakan salat subuh. Tidak lama kemudian, terduga pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban.
“Saat itu korban sedang terbaring tidur di ruang tamu. Terduga pelaku diduga langsung melakukan penyerangan menggunakan parang secara membabi buta hingga mengakibatkan korban mengalami luka serius,” ungkapnya.
Personel Polsek Tapalang kemudian melakukan pencarian intensif. Tidak lama setelah kejadian, terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan di kawasan hutan.
“Berkat respons cepat dan upaya pencarian yang dilakukan personel Polsek Tapalang, terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan hutan tidak lama setelah kejadian,” jelas Amiruddin.
Ia menambahkan, terduga pelaku selanjutnya akan diserahkan kepada Satreskrim Polresta Mamuju dan instansi terkait guna mendapatkan penanganan sesuai prosedur dan kondisi kejiwaannya.
“Yang bersangkutan akan diserahkan kepada Satreskrim Polresta Mamuju atau instansi terkait guna mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi kejiwaannya,” tambahnya.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
Kapolsek Tapalang juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, sementara korban masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya,” pungkas Amiruddin.(*)






