POLMAN – Kebakaran hebat melanda tiga rumah di Dusun 3 Bulubawang, Kelurahan Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 13.30 WITA.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Akibat kebakaran, dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu rumah terdampak ringan. Kejadian ini menimpa empat kepala keluarga yang terdiri dari 15 jiwa.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, para korban kehilangan tempat tinggal dan sebagian harta benda mereka. Salah satu korban, Nurhalimah (38), menceritakan saat kejadian berlangsung.
“Tiba-tiba terdengar ledakan kecil dari dalam rumah, lalu api cepat membesar. Kami langsung keluar menyelamatkan diri, tapi rumah kami hangus semua. Untungnya semua anggota keluarga selamat,” ujarnya sambil menahan tangis.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud memerintahkan Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan kepada para korban. Tim Tagana Dinas Sosial yang dipimpin Muliyadi, bersama Kaur Perencanaan Desa Patampanua Ahmad Dzul Rahman, staf Dinsos, dan anggota Tagana, melakukan pendataan sekaligus penyerahan bantuan.
Bantuan yang diberikan berasal dari APBD Polewali Mandar berupa beras, minyak, air gelas, mie instan, telur, gula, biskuit, kecap, dan teh celup. Sementara bantuan dari APBN berupa matras, selimut, terpal, family kit, dan kid ware. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada korban.
Muliyadi menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang menimpa warga.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran,” ujar Mulyadi.
Sementara itu Korban lainnya, Amiruddin (45), mengaku bersyukur masih selamat. Bantuan dari pemerintah sangat berarti bagi kami.
“Sekarang kami bisa sedikit lega karena ada tempat tidur dan kebutuhan pokok yang disediakan.” ungkapnya.
Plt. Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar, Andi Hizbullah Mastar, S.KM., M.Kes, menegaskan bahwa bantuan disalurkan secepat mungkin sesuai arahan Bupati Polman.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak merasa sendiri. Penyaluran bantuan ini menjadi prioritas utama,” jelasnya.(*)






