Asap Keluar dari Tanah di Mamuju, Warga Diminta Tak Menggali

Tangkapan layar video saat warga menggali lubang yang mengeluarkan asap dari dalam tanah di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Penyebab munculnya asap tersebut masih belum diketahui dan warga diimbau tetap waspada serta tidak mendekati lokasi. Dok. SS editorial9.com

MAMUJU, editorial9.com – Video yang memperlihatkan asap keluar dari dalam tanah di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), viral di media sosial. Warga diminta waspada dan tidak mendekati lokasi karena penyebab munculnya asap tersebut belum diketahui.

Fenomena itu terekam dalam video yang beredar di media sosial pada Minggu (18/10/2026). Kemunculan asap dari bawah permukaan tanah tersebut memicu spekulasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Namun, hingga Senin (19/10/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengaku belum menerima laporan maupun koordinasi dari BPBD Kabupaten Mamuju terkait kejadian tersebut.

Kepala BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan pemeriksaan awal perlu dilakukan oleh BPBD Kabupaten Mamuju untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lokasi.

“Belum ada (koordinasi, red). Harus Kabupaten dulu yang memeriksa dulu itu,” kata Muhammad Yasir Fattah.

Yasir mengatakan pihaknya akan meminta laporan kepada BPBD Kabupaten Mamuju apabila belum ada informasi yang disampaikan mengenai fenomena tersebut.

“Pasti kita akan minta laporannya terkait itu. Cuma mungkin dia belum buat laporannya. Kalau memang dia tidak ada, nanti kami akan bertanya ke sana terkait itu,” ujarnya.

Di tengah belum adanya kepastian mengenai penyebab asap tersebut, Yasir mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Warga juga diminta tidak mendekati titik keluarnya asap maupun melakukan penggalian secara mandiri.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk menghindari risiko yang mungkin timbul selama kondisi di lokasi belum diketahui secara pasti.

“Imbauan untuk sementara ini, tetap masyarakat waspada dulu. Jangan terlalu mendekat ke situ, karena kita belum tahu apa itu,” katanya.

Yasir turut menyoroti aktivitas penggalian yang terlihat dalam video viral tersebut. Dia khawatir tindakan itu dapat membahayakan masyarakat apabila terdapat sumber panas atau kebakaran di bawah permukaan tanah.

“Saya lihat itu dia gali-gali. Seharusnya dia tidak melakukan itu. Takutnya dia ada kebakaran di bawah. Itu akan membahayakan masyarakat,” tutur Muhammad Yasir.

Meski demikian, dugaan kebakaran di bawah tanah tersebut belum dipastikan sebagai penyebab munculnya asap di Desa Botteng. Kepastian mengenai sumber asap masih menunggu pemeriksaan langsung oleh pihak berwenang.

BPBD mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko hingga kondisi di lapangan dapat dipastikan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *