Balap Liar Diincar, 68 Polisi Siaga 24 Jam di Mamuju

Personel Polresta Mamuju melakukan penjagaan di salah satu titik rawan di wilayah Kota Mamuju sebagai bagian dari pengamanan dan patroli 24 jam untuk mengantisipasi aksi balap liar serta potensi gangguan kamtibmas. (Dok. Humas Polresta Mamuju)

MAMUJU – Aksi balap liar dan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Mamuju tak lagi diberi ruang. Polresta Mamuju mengerahkan 68 personel untuk melakukan penjagaan dan patroli 24 jam penuh di sejumlah titik rawan.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan balap liar maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Operasi Polresta Mamuju, Syamsurijal, mengatakan seluruh personel telah ditempatkan di berbagai ruas jalan protokol, kawasan pusat kota, serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran hukum.

“Kami mengerahkan 68 personel yang akan berjaga dan berpatroli secara bergantian selama 24 jam. Ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Syamsurijal melalui pres rilis Humas Polresta Mamuju, Jumat,20/02/26.

Ia menjelaskan, selain patroli mobile, personel juga melaksanakan penjagaan stasioner guna memastikan tidak ada celah bagi pelaku balap liar maupun tindak kriminal lainnya. Menurutnya, kegiatan ini menyasar seluruh potensi gangguan kamtibmas.

“Tidak hanya balap liar, kami juga mengantisipasi perkelahian, aksi premanisme, konsumsi minuman keras di tempat umum, hingga tindak kriminal jalanan,” ujarnya.

Syamsurijal menegaskan, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang ditemukan di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau para remaja untuk tidak melakukan balap liar. Selain membahayakan diri sendiri, aksi ini juga sangat berisiko bagi pengguna jalan lainnya. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pengamanan ini, lanjut Syamsurijal, akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian serta bersinergi dengan masyarakat demi menciptakan situasi Kota Mamuju yang aman dan kondusif.

“Dengan penjagaan intensif ini, kami berharap masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman, dan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa serta tarawih dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan,” tutup Syamsurijal.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *