Beasiswa Sulbar Tahap I Bergulir, Pemprov Janji Tanpa Celah

Suasana hari pertama pelayanan verifikasi berkas Beasiswa Tahap I penerima lanjutan di Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Senin (13/4/2026). Petugas terlihat melakukan pemeriksaan dokumen secara teliti sambil memberikan pelayanan dan penjelasan kepada mahasiswa penerima beasiswa. Pemprov Sulbar memastikan proses berjalan transparan, tertib, dan tanpa celah sesuai standar pelayanan publik yang berlaku. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda resmi memulai proses verifikasi berkas Beasiswa Tahap I bagi penerima lanjutan, Senin (13/4/2026). Proses ini digelar dengan komitmen penuh terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan tanpa celah.

Verifikasi hari pertama difokuskan pada pengecekan kelengkapan dan kesesuaian dokumen mahasiswa penerima beasiswa lanjutan Tahun Anggaran 2026. Pemprov menegaskan bahwa proses ini menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan tidak mengalami hambatan administrasi.

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Pemkesra Setda Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan bahwa seluruh petugas telah diinstruksikan untuk menjalankan pelayanan secara cepat, humanis, dan solutif kepada mahasiswa.

“Hari pertama verifikasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas layanan tetap konsisten. Petugas kami arahkan tidak hanya memeriksa berkas, tetapi juga memberi penjelasan yang jelas kepada mahasiswa agar tidak terjadi kesalahan administrasi,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah penyesuaian teknis untuk menghindari penumpukan layanan seperti yang pernah terjadi pada tahap sebelumnya. Sistem antrean dan alur verifikasi disusun lebih terstruktur agar proses berjalan lebih efisien.

“Kami berupaya meminimalkan hambatan teknis, termasuk antrean dan waktu tunggu. Pemanfaatan sistem yang lebih tertata menjadi bagian dari perbaikan layanan kami,” katanya.

Pelaksanaan verifikasi ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya tata kelola program beasiswa yang transparan dan bebas dari praktik pungutan dalam bentuk apa pun.

Pemprov Sulbar memastikan seluruh proses dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap program bantuan pendidikan daerah.

Pemerintah provinsi juga mengimbau para mahasiswa penerima beasiswa lanjutan untuk memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah lengkap dan sesuai pedoman agar proses verifikasi dapat berjalan lancar tanpa kendala.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *