MAMUJU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nehru Sagena, menerima kunjungan Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulbar untuk membahas evaluasi Program Pendidikan Tahun 2026, Selasa (10/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi sekaligus pelaksanaan evaluasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Pendidikan. Evaluasi difokuskan pada pelaksanaan program digitalisasi pendidikan serta revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan menengah di Sulawesi Barat.
Muhammad Nehru Sagena mengatakan, evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program pendidikan berjalan sesuai dengan perencanaan dan target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” kata Nehru Sagena.
Ia menjelaskan, koordinasi dengan BPKP juga merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan yang akuntabel dan transparan, khususnya dalam pelaksanaan program prioritas daerah.
“Selain itu, evaluasi ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pendidikan yang akuntabel dan transparan, terutama dalam pengelolaan program digitalisasi dan revitalisasi sarana pendidikan,” ujarnya.
Menurut Nehru, pelaksanaan evaluasi tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur almarhum Salim S. Mengga dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sulawesi Barat.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ruang lingkup evaluasi yang dilakukan Tim BPKP mencakup pelaksanaan program pendidikan Tahun Anggaran 2026 hingga Triwulan I 2026.
“Evaluasi yang dilakukan BPKP mencakup pelaksanaan program pendidikan Tahun Anggaran 2026 sampai dengan Triwulan I Tahun 2026, khususnya pada aspek digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan menengah,” jelasnya.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pendidikan ke depan, sehingga program pendidikan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Barat.(*)






