Diduga Terlibat Narkoba, Oknum Satpol PP Berstatus ASN Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Press rilis pengungkapan kasus narkoba, di Mapolres Majene, Selasa,18/01/22.(Dok : Mp)

Majene – editorial9 – Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Majene, kembali berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan Narkotika jenis shabu.

Menurut Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian, penangkapan terhadap terduga pelaku yang masing-masing berinisial DH (33) dan HA (43) tersebut, dilakukan pada Kamis, 06 Januari 2022 di Lingkungan Lutang, Kelurahan Tande Timur.

Bacaan Lainnya

“Mirisnya HA sendiri merupakan oknum PNS Satpol PP aktif. Selanjutnya HA yang diamankan langsung di kediamannya di Desa Galung Tulu, Kabupaten Polman. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan alat hisap, korek gas dan kaca pirex di rumahnya,” ucap AKBP Febryanto Siagian, saat menggelar press rilis, di Mapolres Majene, Selasa,18/01/22.

Selain itu, ia menambahkan bahwa pengungkapan kasus tersebut, bermula saat ditangkapnya DH (33) dan hal itu diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Dan benar, ditemukan pada saku kantong celana terduga tersangka, berupa dua saset kristal bening dengan berat netto 0,1917 gram, yang disembunyikan dalam bungkusan rokok,” tambahnya.

“Ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari HA, yang dibeli dengan harga Rp. 800.000,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa HA mengaku membali barang haram tersebut dari NU, yang saat ini berstatus DPO, yang juga merupakan warga Kabupaten Polewali Mandar.

“Atas kejadian tersebut terduga pelaku diancam dengan kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda pidana sediktnya 1 Milyar Rupiah, dan paling banyak 10 Milyar Rupiah, yang sebagaimana termuat dalam pasal 114 Ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35,” jelasnya.

Dari tangan DH, Polisi berhasil menyita 2 sachet plastik bening yang berisi kristal bening, 1 unit Hp Oppo A71,pembungkus rokok surya dan uang tunai Rp.70.000, dengan selembar pecahan Rp.50.000 dan dua lembar pecahan Rp.10.000.

“Sedangkan barang bukti yang disita dari HA adalah 1 unit Handphone samsung J2, alat hisap shabu, kaca pirex dan dua korek gas,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.