Dirlantas Polda Sulbar Siapkan Strategi Ketat Jelang Mudik 2026

MAMUJU – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat menggelar Forum Komunikasi lintas instansi untuk mematangkan strategi pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Sejumlah langkah taktis disiapkan demi memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama musim mudik.

Forum yang berlangsung di Aula Kantor Jasa Raharja, Jumat (13/2/2026), dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perhubungan, PUPR, BPTD, Bapenda, hingga Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulbar.

Bacaan Lainnya

Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Nurhadi Ismanto menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

“Kerja sama lintas instansi adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi musim mudik. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat saat pulang kampung dan kembali beraktivitas,” ujar Nurhadi.

Pra Operasi Ketupat Dimatangkan

Salah satu fokus utama pembahasan adalah penyusunan rencana komprehensif Pra Operasi Ketupat 2026. Skema pengaturan arus lalu lintas, penempatan personel, hingga mitigasi kemacetan dan potensi gangguan di jalur utama mudik Sulbar dibahas secara detail.

Selain itu, tim gabungan akan melakukan survei sarana dan prasarana jalan sebelum puncak arus mudik. Langkah ini untuk mengidentifikasi titik rawan kerusakan, genangan, maupun hambatan lain yang berpotensi memicu kecelakaan atau kemacetan.

Pos Pengamanan di Bundaran Maleo

Sebagai langkah penguatan pengamanan, akan dibangun Pos Pengamanan Bersama di kawasan Bundaran Maleo. Titik ini dinilai strategis karena menjadi salah satu simpul lalu lintas utama di Kota Mamuju.

Pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi pengamanan dan pengendalian arus lalu lintas, sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode mudik.

Rambu Diperbarui, Truk Dibatasi Masuk Kota

Forum juga menyepakati pembaruan dan penambahan rambu lalu lintas di sejumlah titik strategis. Termasuk rencana penerapan larangan truk masuk kawasan Kota Mamuju pada jam sibuk guna mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan.

Seluruh rambu yang kusam atau rusak akan diganti agar lebih jelas dan efektif meningkatkan keselamatan berkendara.

Edukasi dan Patroli Ditingkatkan

Untuk menekan angka kecelakaan, seluruh instansi sepakat meningkatkan patroli di titik rawan serta memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Informasi terkait arus mudik juga akan disebarkan secara berkala dan terkoordinasi.

Rencana kerja hasil forum ini akan dijalankan secara bertahap dengan pemantauan dan evaluasi rutin. Polda Sulbar memastikan seluruh strategi berjalan optimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum Idul Fitri 2026.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *