Mamuju – editorial9 – Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH), tingkat Kabupaten Mamuju tahun 2023 resmi ditutup, oleh Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Selasa, 21/03/23.Malam.
Diketahui, agenda yang dipusatkan di Rumah Adat Kabupaten Mamuju itu mulai dilaksanakan sejak tanggal 18 Maret 2023 lalu.
Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, mengatakan bahwa STQH tidak hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan juga menjadi momentum untuk terus membumikan al-qur’an.
“Yang paling penting, ajang ini juga akan menjadi salah satu bahan evaluasi kita terhadap pelaksanaan program Pemkab Mamuju berupa satu desa satu pondok tahfidz yang telah berjalan lebih dari setahun ini,” ucap Sutinah.
“Apakah telah mulai membuahkan hasil atau masih terdapat kelemahan yang dapat kita perbaiki,” sambungnya.
Selain itu ia menambahkan, bahwa Pemkab Mamuju akan selalu berusaha untuk memprogramkan satu desa satu rumah tahfidz.
“Menurut laporan, bahwa yang menjadi peserta adalah salah satu yang mendapatkan bantuan dari Pemkab Mamuju dalam pembinaan pondok al-qur’an. Jadi, mudah-mudahan tahun depan semakin banyak peserta,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Mamuju Mahyuddin, peserta STQH tahun ini mengalami peningkatan kualitas yang signifikan.
“Sampai dewan hakim kewalahan menentukan siapa juaranya. Tahun silam, sangat sulit menemukan hafiz 30 juz, tapi alhamdulillah tahun ini, sudah ada 6 orang hafiz yang hafal 30 juz. Mamuju semakin keren,” tutur Mahyuddin.
Untuk diketahui, dalam STQH tingkat Kabupaten Mamuju tahun 2023 ini, Kecamatan Simboro tampil sebagai juara umum.
Adapun cabang yang diperlombakan yakni :
1.Seni baca al-qur’an, kelas anak-anak dan dewasa.
2. Hafalan al- qur’an, 1 juz dan tilawah.
5 juz dan tilawah 10 juz, 20 juz hingga 30 juz.
3.Tafsir Al Quran, tafsir bahasa arab.
4. Hafalan hadits, 100 hadits dengan sanad dan 500 hadits tanpa sanad.(Mp)






