Dompet Warga Raib Diduga Dicuri Saat Antre BLT di Kantor Pos Wonomulyo

Personel kepolisian saat mendatangi lokasi kejadian dugaan pencurian di Kantor Pos Wonomulyo, dok Humas Polsek Wonomulyo.

POLMAN — Aksi pencurian terjadi saat antrean penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di Kantor Pos Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (28/11/2025). Personel Polsek Urban Wonomulyo yang dipimpin Pamapta II Aiptu Nuralim bersama anggota piket Bripda Ridwan langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan.

Korban diketahui bernama Asma alias Mama Fadli (39), warga Desa Beroangin, Kecamatan Mapilli. Saat itu, korban mengantre bersama seorang pelajar berinisial E (17) yang turut menjadi saksi.

Bacaan Lainnya

Aiptu Nuralim menerangkan, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WITA ketika antrean penerima BLT padat dan berdesakan.

“Korban pertama kali ditegur seorang ibu karena ritsleting tasnya terbuka. Ketika diperiksa, isi tas masih dalam keadaan lengkap,” ungkapnya.

Namun sekitar 20 menit kemudian, korban kembali mendapat teguran serupa dari warga lain.

“Pada saat itu, korban memeriksa kembali isi tasnya dan menemukan dompet miliknya sudah tidak ada,” jelas Nuralim.

Dompet tersebut berisi uang tunai Rp780.000, kartu identitas berupa KTP, kartu ATM, buku tabungan, serta Kartu Keluarga. Polisi menduga pelaku memanfaatkan situasi keramaian untuk melancarkan aksinya.

“Kondisi antrean yang ramai dan saling berdesakan sangat memungkinkan pelaku bergerak tanpa disadari,” kata Nuralim.

Polsek Urban Wonomulyo telah melakukan langkah awal penanganan perkara.

“Kami sudah mengamankan lokasi TKP, mencatat identitas korban dan saksi, serta melakukan olah TKP untuk mengumpulkan petunjuk,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

“Kami terus memeriksa informasi yang masuk dan menelusuri kemungkinan lain terkait pergerakan pelaku di sekitar lokasi,” ujar Nuralim.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *