Festival UMKM Mamuju Ricuh, Dua Pemuda Dibekuk

Dua pemuda yang diduga terlibat keributan saat Festival UMKM Bhayangkara Presisi Fest 2026 diamankan personel Polresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dok. Humas Polresta Mamuju.

MAMUJU, editorial9.com – Keributan sempat pecah di lokasi Festival UMKM Bhayangkara Presisi Fest 2026 di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Jumat (17/7/2026) malam. Polisi yang berjaga di lokasi bergerak cepat membekuk dua pemuda yang diduga menjadi pemicu keributan. Salah seorang di antaranya kedapatan membawa senjata tajam jenis badik.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan personel telah disiagakan sejak awal untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan festival sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hadir.

Bacaan Lainnya

“Memang sejak awal, personel Polresta Mamuju telah disiagakan di lokasi untuk pengamanan rangkaian kegiatan festival dan memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung. Saat terjadi keributan, petugas dengan sigap mengamankan dua terduga pelaku,” kata Herman.

Dua pemuda yang diamankan masing-masing berinisial BA (20) dan RK (21). Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu bilah senjata tajam jenis badik yang dibawa BA. Sementara RK diketahui berada dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman keras.

“Kedua terduga pelaku yang berhasil diamankan yakni BA dan RK. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan senjata tajam jenis badik yang dibawa BA, sedangkan RK diduga berada di bawah pengaruh minuman keras,” ujarnya.

Herman menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, keributan bermula saat kedua pemuda tersebut diduga menyenggol pengunjung lain yang sedang menyaksikan festival. Insiden itu kemudian memicu cekcok hingga berujung aksi saling pukul.

“Berdasarkan keterangan awal, keributan dipicu setelah kedua terduga pelaku diduga menyenggol pengunjung lain yang sedang menyaksikan festival. Hal itu memicu cekcok hingga berujung aksi saling pukul,” katanya.

Melihat situasi mulai memanas, personel Polresta Mamuju yang berjaga langsung melerai para pihak dan mengamankan kedua terduga pelaku. Tindakan cepat tersebut membuat keributan tidak meluas sehingga situasi di lokasi festival kembali kondusif.

“Personel yang berjaga langsung bertindak cepat untuk melerai sekaligus mengamankan kedua terduga pelaku sehingga keributan tidak meluas dan situasi kembali kondusif,” tutur Herman.

Saat ini BA dan RK beserta barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis badik, telah dibawa ke Mapolresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Mamuju guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *