MAMUJU, editorial9.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadirkan ikan segar dengan harga terjangkau dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Minggu (2/8/2026). Program ini bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh pangan bergizi sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan.
Gerakan Pangan Murah diselenggarakan Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulbar bekerja sama dengan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulbar memperkuat ketahanan pangan dan menjaga keterjangkauan harga bahan pangan bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dibuka. Sejumlah stan yang menyediakan kebutuhan pokok dipadati pengunjung, termasuk stan DKP Sulbar yang menawarkan produk perikanan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Melalui Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PB-PDSPKP), DKP Sulbar menyediakan 60 kilogram ikan bandeng dengan harga Rp30.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar antara Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Selain itu, DKP Sulbar juga menyediakan 40 kilogram udang windu dengan harga Rp30.000 per setengah kilogram, sedangkan harga pasar mencapai sekitar Rp35.000 per setengah kilogram.
Kehadiran produk perikanan dalam Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya DKP Sulbar untuk mendekatkan hasil perikanan kepada masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap sumber pangan bergizi dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain produk perikanan, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok lainnya. Dinas Pangan Daerah Sulbar bersama Bulog menyediakan beras dengan harga di bawah pasaran. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari sejumlah lembaga swasta dan badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bentuk kolaborasi menjaga stabilitas pangan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Mamuju Abdul Rasyid. Hadir pula Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulbar Bau Akram Dai serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulbar Muhammad Ridwan Djafar yang mewakili Pemerintah Provinsi Sulbar.
Sementara itu, Kepala Bidang PB-PDSPKP DKP Sulbar, Fachrul Andi Odang, hadir mewakili Kepala DKP Sulbar sekaligus mengoordinasikan partisipasi jajaran dinas dalam kegiatan tersebut.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM, Sugeng Sapto Surjono, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, masyarakat Desa Sumare, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan sanggar seni lokal dan berbagai kreativitas mahasiswa KKN UGM. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadikan Gerakan Pangan Murah tidak hanya sebagai ajang penyediaan pangan terjangkau, tetapi juga ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan sektor swasta.
Kepala Bidang PB-PDSPKP DKP Sulbar, Fachrul Andi Odang, mengatakan keterlibatan DKP Sulbar merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh produk perikanan berkualitas dengan harga yang terjangkau.
“Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin mendekatkan hasil perikanan kepada masyarakat, memberikan pilihan pangan bergizi dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan di Sulawesi Barat. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fachrul.(*)






