Hilang Tiga Hari, Perempuan 60 Tahun di Mamuju Ditemukan Tak Bernyawa

Tim Basarnas Mamuju saat mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan. (Dok. Humas Basarnas Mamuju)

MAMUJU — Pencarian terhadap Martha Ronting (60), warga Desa Leling Barat, Kecamatan Tommo, Mamuju, yang hilang sejak Selasa (2/12), berakhir tragis. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (5/12) sekitar pukul 10.00 WITA.

Korban ditemukan tergeletak di sebuah parit yang tidak jauh dari titik awal ia dinyatakan hilang. Tim rescue Basarnas Mamuju kemudian mengevakuasi korban ke rumah duka menggunakan rescue truck, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi penemuan.

Bacaan Lainnya

Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Mamuju, Aswandi, menjelaskan bahwa korban awalnya pergi ke kebun sawit bersama anaknya pada Selasa siang.

“Korban keluar rumah bersama anaknya menuju kebun sekitar pukul 11.00 WITA. Sesampainya di lokasi, anak korban kembali pulang dan meninggalkan ibunya sendirian. Hingga sore, korban tidak kunjung kembali sehingga keluarga melakukan pencarian awal bersama warga,” kata Aswandi, melalui pres rilis Humas Basarnas Mamuju.

Pencarian yang dilakukan keluarga dan masyarakat setempat tidak berhasil menemukan korban, hingga kemudian operasi SAR resmi dibuka dan melibatkan tujuh personel Basarnas Mamuju serta unsur pendukung lainnya, seperti Polsek Tommo, Puskesmas Leling, aparat desa, dan masyarakat.

“Pada hari ketiga operasi, tim akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sebuah parit. Selanjutnya, kami mengevakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Aswandi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu operasi SAR hingga korban ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup dan unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” ujarnya.

Operasi SAR pun dinyatakan selesai setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi menuju rumah duka.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *