MAMUJU, editorial9.com – Ma’had Aly Lathifiyah Parappe menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), untuk membuka akses beasiswa bagi mahasantri. Penjajakan tersebut dilakukan melalui audiensi dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) di Mamuju, Selasa,20/10/26.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur itu, menjadi langkah awal untuk mendorong kesetaraan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Mudir I Ma’had Aly Parappe, Dr. Muh. Said, M.Th.I, menyampaikan harapan, agar perguruan tinggi di bawah naungan pondok pesantren memperoleh kesempatan yang sama dengan perguruan tinggi lainnya, dalam mengakses program beasiswa pemerintah daerah.
Menurutnya, Ma’had Aly memiliki peran penting dalam mencetak kader ulama dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keilmuan Islam, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah melalui program beasiswa diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi mahasantri, terutama putra-putri daerah Sulawesi Barat.
“Kami berharap perguruan tinggi yang berada di bawah naungan pondok pesantren juga mendapatkan kesempatan yang sama dengan perguruan tinggi lainnya dalam mengakses program beasiswa pemerintah daerah. Mahasantri memiliki hak dan potensi yang sama untuk memperoleh dukungan pendidikan demi masa depan mereka dan kemajuan daerah,” ungkap Dr. Muh. Said
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka merespons baik aspirasi dan tawaran kerja sama yang disampaikan pihak Ma’had Aly Parappe.
Sebagai tindak lanjut, Suhardi Duka menghadirkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sulbar, Murdanil, untuk mengawal pembahasan dan penyusunan draf nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara kedua pihak.
Pembahasan teknis kemudian dilanjutkan di ruang kerja Kepala Biro Kesra. Pertemuan tersebut berfokus pada penyusunan draf MoU sebagai landasan awal penjajakan kerja sama program beasiswa bagi mahasantri Ma’had Aly Parappe.
Adapun mekanisme dan pelaksanaan program beasiswa, masih akan dibahas lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, penjajakan kerja sama tersebut belum berarti bantuan beasiswa telah ditetapkan atau mulai disalurkan.
Dalam audiensi tersebut, pihak Ma’had Aly Parappe turut didampingi Wakil Mudir II, Dr. Busrah, M.E., Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, Ustaz Muntaha Kanta, serta sejumlah dosen Ma’had Aly Parappe.
Dua anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Jumiati Mahmud dan Syamsul Samad, juga hadir mendampingi penjajakan kerja sama tersebut.
Ma’had Aly Lathifiyah Parappe, yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbangunnya sinergi dengan Pemprov Sulbar.
Kerja sama itu nantinya, diharapkan dapat memperluas akses beasiswa bagi mahasantri sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Barat.(*)






