Jelang Eksekusi Lahan di Beru-Beru, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi

Kasat Binmas Polresta Mamuju bersama Kapolsek Kalukku berdiskusi dengan warga saat kegiatan sosialisasi kamtibmas menjelang pelaksanaan eksekusi lahan di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Dok. Istimewa.

MAMUJU, editorial9.com – Polresta Mamuju mengintensifkan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan eksekusi lahan sawah dan rumah di Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Kepolisian mengimbau warga tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menghormati proses hukum yang akan dilaksanakan.

Sosialisasi digelar pada Jumat, 24 Juli 2026, oleh Kasat Binmas Polresta Mamuju AKP H. Mino, didampingi Kapolsek Kalukku AKP Hadaming dan Bhabinkamtibmas Desa Beru-Beru. Kegiatan dilakukan di masjid usai salat Jumat, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Kepala Desa Beru-Beru, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Bacaan Lainnya

Kasat Binmas Polresta Mamuju AKP H. Mino menegaskan kehadiran personel kepolisian saat pelaksanaan eksekusi bukan untuk memihak salah satu pihak yang bersengketa. Menurut dia, tugas Polri adalah menjamin keamanan seluruh pihak yang terlibat, termasuk pelaksana eksekusi, sehingga proses hukum dapat berjalan dengan aman dan tertib.

“Polri hadir untuk memastikan pelaksanaan eksekusi yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjunjung tinggi supremasi hukum serta melindungi hak-hak seluruh pihak yang terlibat,” kata H. Mino.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu maupun ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Warga diminta tetap tenang, menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, serta mempercayakan pengamanan kepada aparat.

Kapolsek Kalukku AKP Hadaming mengajak masyarakat mengedepankan sikap bijaksana, menjaga persaudaraan, dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Hadaming.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi gesekan selama pelaksanaan eksekusi lahan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Polresta Mamuju berharap pelaksanaan eksekusi lahan di Desa Beru-Beru dapat berlangsung tertib, aman, dan damai. Kepolisian menegaskan akan mengedepankan pendekatan persuasif sekaligus memastikan seluruh tahapan pengamanan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *