SDK Gandeng BRIN, Riset Jadi Dasar Pembangunan Sulbar

Foto bersama Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) bersama Kepala BRIN Arif Satri, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, serta jajaran usai pertemuan membahas penguatan kolaborasi riset untuk mendukung pembangunan berbasis bukti di Sulawesi Barat, di Gedung BRIN, Jakarta. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

JAKARTA, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), memperkuat kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna mendorong pembangunan daerah berbasis riset. Salah satu langkah yang diusulkan ialah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) agar hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan di Sulbar.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Gedung C Sasana Widya Sarwono (SWS), Lantai 2, BRIN, Jakarta, Jumat (24/7/2026). SDK diterima langsung oleh Kepala BRIN, Arif Satri, didampingi Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah beserta jajaran peneliti BRIN.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas hasil penelitian BRIN mengenai radiasi alam di Kabupaten Mamuju beserta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, mereka juga mendiskusikan peluang penguatan kerja sama riset untuk mendukung pembangunan daerah yang berbasis data dan bukti ilmiah (evidence-based policy).

Kepala BRIN, Arif Satri, mengapresiasi komitmen Gubernur Sulbar dalam mendorong pemanfaatan hasil penelitian sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Menurut Arif, SDK merupakan gubernur pertama di Indonesia yang datang langsung ke BRIN untuk membahas pemanfaatan hasil riset bagi pembangunan daerah.

“Ini menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional dalam menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, terukur, dan berbasis data,” ujarnya.

Arif juga menilai Sulawesi Barat memiliki potensi besar untuk berkembang. Bahkan, Kabupaten Mamuju bersama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai memiliki prospek strategis dalam pengembangan riset, inovasi, dan investasi karena karakteristik geologinya yang unik.

Menanggapi hal itu, SDK menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat kerja sama strategis dengan BRIN melalui penandatanganan MoU.

Menurutnya, kerja sama tersebut akan menjadi landasan pelaksanaan riset, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung pembangunan daerah.

SDK juga menekankan pentingnya komunikasi publik dalam menyampaikan hasil penelitian kepada masyarakat, khususnya terkait temuan radiasi alam di Kabupaten Mamuju.

Ia berharap informasi ilmiah dapat disampaikan secara terbuka, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, hasil riset dapat dipahami sebagai dasar ilmiah untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata SDK.

Selain membahas hasil penelitian, pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah agenda lanjutan. Di antaranya, penyusunan rekomendasi kebijakan yang akan diintegrasikan ke dalam program pembangunan daerah, peluang menjadikan Kabupaten Mamuju sebagai kawasan rujukan penelitian radiasi alam, serta penguatan kolaborasi jangka panjang antara BRIN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti.

Dalam kunjungan itu, SDK didampingi Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *