POLMAN, editorial9.com- Sekretaris Daerah Sulawesi Barat (Sekda Sulbar) Dr Junda Maulana mengingatkan orang tua agar tidak membiarkan anak menggunakan gadget, media sosial hingga kecerdasan buatan (AI) tanpa pengawasan. Menurutnya, perkembangan teknologi membawa tantangan baru terhadap pembentukan karakter generasi muda.
Pesan itu disampaikan Junda saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Halaman Yayasan Perguruan Islam (YPI) Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (3/10/2026). Junda hadir mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Junda mengatakan perkembangan teknologi digital memang memberikan manfaat besar bagi anak, khususnya untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Namun, penggunaannya harus tetap dikendalikan agar tidak berdampak buruk terhadap perkembangan karakter anak.
“Satu sisi sosial media, gadget, itu diperlukan oleh anak-anak kita untuk mendapatkan informasi. Namun kita harus bisa mengontrol anak-anak kita dalam menggunakan HP tersebut dan membatasi penggunaannya,” ujar Junda.
Ia menilai tantangan dalam mendidik anak saat ini semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat membuat anak dapat dengan mudah mengakses berbagai konten melalui perangkat digital.
Selain penggunaan gadget yang tidak terkontrol, Junda menyoroti sejumlah persoalan sosial yang dapat mengancam generasi muda, mulai dari perundungan atau bullying, narkoba hingga menurunnya rasa hormat kepada orang tua.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah maupun pemerintah. Keluarga dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Masalah-masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh sekolah saja, keluarga saja, pemerintah saja, atau anak itu sendiri. Peran keluarga yang semakin melemah harus kita tingkatkan kembali,” tegas Junda.
Junda juga mendorong lembaga pendidikan berbasis agama, termasuk madrasah dan pesantren, untuk memperkuat pendidikan karakter. Pendidikan tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk akhlak dan keteladanan.
Ia mengatakan guru dan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam memberikan contoh kepada para siswa. Nilai-nilai agama dan moral perlu berjalan beriringan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Junda turut mengapresiasi kontribusi YPI Campalagian dalam dunia pendidikan. Menurutnya, lembaga tersebut telah melahirkan alumni yang berprestasi dan kini menduduki berbagai posisi strategis.
Mewakili Pemprov Sulbar, Junda menyatakan akan meneruskan aspirasi serta kebutuhan pengembangan fasilitas pendidikan di YPI Campalagian kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Peringatan Maulid Nabi tersebut dihadiri pengurus YPI Campalagian, tokoh agama, pimpinan pesantren, perwakilan Pemkab Polewali Mandar, serta ratusan santri dan masyarakat.(*)






