Mamuju, editorial9.com – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Kali Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin, 19/10/26.
Tak berhenti pada pemeriksaan lapangan, Kapolda juga membentuk tim terpadu untuk mencegah dan menindak penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Penindakan berlaku bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan BBM subsidi, termasuk anggota kepolisian. Status dan jabatan tidak boleh menjadi alasan bagi seseorang untuk mendapatkan perlakuan khusus dalam proses hukum,” ucap Irjen Pol Totok Suharyanto.
Saat sidak, Kapolda meninjau aktivitas pengisian BBM dan berdialog dengan pengemudi serta petugas SPBU. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi penyaluran BBM sekaligus menelusuri sumber persoalan di lapangan.
Ia menjelaskan, pembentukan tim terpadu menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Tim tersebut diarahkan melakukan upaya pencegahan, sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran yang ditemukan.
“Apabila ada anggota Polri yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi, proses hukum harus tetap berjalan sesuai ketentuan. Tidak boleh ada perlakuan istimewa, terhadap personel kepolisian yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Menurutnya, Pengawasan ini berkaitan dengan hak masyarakat untuk memperoleh BBM bersubsidi sesuai peruntukannya. Penyimpangan dalam distribusi, berpotensi merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi dari pemerintah.
“Karena itu, pengawasan di lapangan perlu diikuti penelusuran terhadap sumber persoalan dan penindakan berdasarkan bukti. Pembentukan tim terpadu, diharapkan memperkuat upaya Polda Sulbar mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayahnya,” tutupnya.
Melalui sidak di SPBU Kali dan pembentukan tim terpadu, Polda Sulbar menegaskan komitmennya mengawasi distribusi BBM subsidi serta menindak setiap pelanggaran yang terbukti tanpa pandang bulu.(*)






