SDK Terima Penghargaan atas Kerukunan di Sulbar

MAMUJU, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka menerima penghargaan dari Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia atas kontribusinya menjaga stabilitas daerah dan membangun persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian pengukuhan pengurus FKUB Sulbar periode 2026–2031, Senin (19/10/2026).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar Junda Maulana mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan Suhardi Duka dalam merawat kebinekaan di Sulbar.

Menurut Junda, keberagaman latar belakang suku dan agama di Sulbar membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga keharmonisan serta memperkuat persatuan masyarakat.

“Beliau dianggap mampu menjaga stabilitas daerah, membangun kebinekaan dan persatuan di tengah keberagaman yang ada,” ujar Junda.

Ia juga menyinggung rekam jejak Suhardi Duka ketika menjabat sebagai bupati. Saat itu, Suhardi Duka dinilai menunjukkan kinerja dalam membina berbagai kelompok umat beragama.

“ Saat menjadi bupati, beliau juga menunjukkan kinerja dalam membina seluruh umat beragama di Sulbar,” tuturnya.

Junda mengatakan, stabilitas sosial menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen memperkuat sinergi dengan FKUB, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menjaga hubungan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Suhardi Duka mengukuhkan pengurus FKUB Sulbar periode 2026–2031. Forum tersebut diharapkan berperan aktif mencegah potensi konflik serta memperkuat komunikasi lintas agama.

Junda menegaskan, Pemprov Sulbar akan mendukung pelaksanaan program FKUB sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas daerah.

“Insyaallah, pemerintah provinsi akan mendukung FKUB. Ini penting sebagai bagian dari strategi membangun konsolidasi dan menjaga stabilitas daerah untuk pembangunan di Sulbar,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi FKUB Indonesia, Pdt. Samuel D. Luas.

Melalui kolaborasi pemerintah dan tokoh lintas agama, Pemprov Sulbar berharap kerukunan masyarakat tetap terjaga dan menjadi fondasi bagi keberlanjutan pembangunan daerah.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *