Kecelakaan Maut 2 Pelajar di Polman, Polisi Kantongi Ciri-ciri Kendaraan

Personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan dua pelajar MAN 1 Polewali Mandar di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Polman, Sulawesi Barat. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan menelusuri ciri-ciri kendaraan yang diduga terlibat. (Dok. Istimewa)

POLMAN, editorial9.com – Polisi mulai mengantongi ciri-ciri kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan dua pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Penyidik kini menelusuri rekaman CCTV dan memeriksa saksi untuk mengungkap kendaraan beserta pengemudinya.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Jumat (9/10/2026). Dua pelajar berinisial MF (16) dan AM (16) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat berboncengan sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Polman, Iptu Jamaluddin, mengatakan penyidik masih mengumpulkan bukti untuk mengungkap kronologi kecelakaan tersebut. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan-keterangan, pengecekan CCTV di sekitar lokasi kejadian,” kata Jamaluddin kepada wartawan melalui telepon, Sabtu (10/10/2026).

Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan tiga orang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keterangan para saksi diharapkan membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa yang merenggut nyawa kedua pelajar tersebut.

“Sudah ada tiga orang saksi yang berada di sekitar kejadian (TKP) mintai keterangan,” ujarnya.

Selain memeriksa saksi dan menelusuri CCTV, polisi telah memperoleh ciri-ciri kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Namun, identitas kendaraan maupun pengemudinya belum diungkap karena masih dalam pengembangan penyelidikan.

“Sudah ada ciri-ciri kendaraan yang digunakan, tapi masih dalam pengembangan penyelidikan,” katanya.

Jamaluddin menegaskan, tim kepolisian terus melakukan pencarian untuk menemukan kendaraan beserta pengemudinya. Polisi berupaya memaksimalkan penelusuran berbagai petunjuk agar kasus tersebut segera terungkap.

“Tim sudah bekerja sejak kejadian sampai saat ini. Kami terus memaksimalkan pencarian agar segera bisa terungkap,” ujarnya.

Hingga Sabtu (10/10), polisi masih mendalami keterangan saksi dan bukti yang telah dikumpulkan untuk memastikan kendaraan yang terlibat serta mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan dua pelajar MAN 1 Polman tersebut.(Irfan/Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *