KIM di Sulbar Masih Minim, Diskominfo Dorong Semua Kabupaten Bergerak

MAMUJU – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSS) Sulawesi Barat terus mendorong penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) hingga tingkat desa dan kabupaten. Langkah itu dilakukan untuk memperluas penyebaran informasi publik sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) DiskominfoSS Sulbar, Dian Afrianty, saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Majene di Kantor DiskominfoSS Sulbar, Kamis (7/5/2026).

Bacaan Lainnya

Dian mengatakan, keberadaan KIM menjadi instrumen penting pemerintah dalam membangun kesadaran informasi di tengah masyarakat. Menurutnya, peran KIM kini tidak hanya menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik di era digital.

“Kami mengharapkan dukungan pemerintah kabupaten untuk menggerakkan KIM. Ke depan, kami ingin mendorong pembentukan KIM di seluruh kabupaten di Sulbar, karena saat ini masih ada daerah yang belum aktif,” ujar Dian.

Ia menjelaskan, pembentukan KIM dimulai dari tingkat desa melalui pemerintah desa, lalu didaftarkan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten. Skema itu dinilai membuat keberadaan KIM lebih dekat dengan masyarakat dan efektif menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan warga.

Saat ini, sekitar 50 KIM telah terbentuk di wilayah Sulawesi Barat. Meski begitu, DiskominfoSS Sulbar masih terus mendorong agar kelompok tersebut lebih aktif dalam mendiseminasikan berbagai informasi kegiatan pemerintah hingga ke masyarakat bawah.

Melalui penguatan KIM, DiskominfoSS Sulbar berharap penyampaian informasi publik semakin merata dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah ikut meningkat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *