Sulbar – Menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2024, Kasatkorwil Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulbar, M.Anshar Tahir, mewanti-wanti seluruh kadernya agar tidak melibatkan organisasi, dalam politik praktis.
Menurutnya, pernyataan itu berdasarkan hasil Rakor Satkorwil se Indonesia bersama Satkornas, secara virtual, Jumat, 06/10/23 lalu.
“Bahwa Banser tidak boleh ikut berpolitik praktis, apalagi memakai atribut ketika ada kegiatan politik,” ucap M.Anshar, melalui press rilisnya, Minggu, 08/10/23.
Ia juga meminta pada seluruh Kader se Sulbar, agar tidak menggunakan simbol-simbol organisasi, dalam agenda politik.
“Apalagi mengawal baik calon legislatif, calon kepala daerah maupun calon presiden,” tegasnya.
Pihaknya akan selalu memantau semua kader Banser se Sulbar, dengan memaksimalkan patroli Tim Cyber di media sosial.
“Bagi kader – kader yang berpolitik selama kalau atas pribadi silahkan,bahkan akan kita dukung kader yang berkompetisi,” ujarnya.
Kata M.Anshar, kader secara kelembagaan harus tegak lurus satu komando. Jika ada permintaan untuk anggota Banser yang mengawal, baik pribadi maupun organisasi, wajib berkoordinasi ke pimpinan wilayah maupun cabang.
“Dan apabila ada yang melanggar, akan kita ambil tindakan tegas,” tutupnya.(Mp)






