Pernyataan Pamungkas Debat, PASTI  Sampaikan Petuah Moral yang Mengunggah 

Paslon bupati-wakil bupati Kabupaten Polman Kiyai Muhammad Syibli Sahabuddin-Zainal Abidin.

Polman – Paslon bupati-wakil bupati Kabupaten Polman nomor urut 3 Kiyai Syibli Sahabuddin-Zainal  Abidin (PASTI) tampil memukau di forum debat pamungkas yang dilaksanakan KPU Polman, di Aula Gedung Gadis, Kecamatan Polewali, Senin, 18/11/24. Malam.

Pada moment closing statement, Calon bupati Kiyai Syibli, menggugah para tamu yang hadir dalam agenda debat tersebut. Pasalnya Paslon yang diusung oleh PKB dan Gelora itu, menyampaikan sebuah petuah moral dari Pa’bicara Kayyang yang bergelar sebagai “Nyawana Lita” yang mengatakan

Bacaan Lainnya

“Pillete o dipetabung Tarra’ba, ia meroro tandibassi’, iyamo dipauangan Atonganan”.

“Berjalanlah diatas pematang, yang lurus tak bergaris, itulah sejatinya kebenaran. Kebenaran tak kan pernah runtuh, bagaimanapun juga kebenaran akan selalu tegak. Dan kebenaran inilah yang menjadi prinsip pasangan PASTI,” ucap Kiyai Syibli.

Selain itu, ia juga mengutip sebuah pesan dari Ibnu Atha’ilah “bagaimana mungkin bayangan itu lurus kalau tongkatnya bengkok” begitu pula dalam proses Pemilihan Pemimpin ini.

“Bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan pemimpin yang baik dan bersedia bekerja untuk rakyat secara tulus dan lurus jika dalam proses pemilihan tersebut diwarnai dengan noda ketidakjujuran, dengan akad tipu-menipu antara calon Pemimpin dengan Rakyat lewat praktik Money Politik dan transaksional,” terangnya.

“Sehingga, praktik yang demikian itulah yang menjadi cikal bakal korupsi, ketidakteraturan tata kelola pemerintahan, ketimpangan dan lain – lain yang akan kembali menimpa kita semua,” sambungnya.

Olehnya itu, PASTI berharap bahwa semua Paslon ini, dapat menjadi teladan bagi masyarakat bagaimana berdemokrasi yang baik dan bagiamana jujur untuk mendapatkan Kepemimpinan di Polewali Mandar.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *